RS Ainun Operasi Katarak Gratis 252 Pasien Tahun 2018

WhatsApp-Image-2018-12-06-at-1.30.52-PM.jpeg

Dinkesprovgorontalo – Eksistensi Rumah Sakit dr. Hj. Hasri Ainun Habibie (RS Ainun) sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Gorontalo. Terbukti, rumah sakit tipe D milik Pemerintah Provinsi Gorontalo itu sudah mengoperasi katarak gratis untuk 252 pasien selama tahun 2018. Dikatakan Direktur RS Ainun Habibie dr. Yana Yanti Suleman usai menggelar operasi katarak, Sabtu (1/12) bahwa jelang perayaan HUT Provinsi Gorontalo ke-18. RS Ainun Habibie telah sukses melaksanakan operasi katarak kepada 52 pasien. Jika diinventarisir sejak RS Ainun berdiri tahun 2012, maka total pasien yang sudah dioperasi hingga tahun 2018 sebanyak 1502 pasien. Alhamdulillah awal Desember ini kita kembali menggelar operasi katarak gratis. Operasi ini sudah yang ke-5 kalinya kami gelar selama tahun 2018 dengan total pasien ada 252 orang,” kata dr. Yana.

Menurutnya, jumlah pasien tersebut bisa lebih banyak jika merujuk pada animo masyarakat yang datang berobat ke RS Ainun. Beberapa di antaranya belum bisa dioperasi karena alasan teknis seperti kondisi badan tidak fit atau tekanan darah tinggi. “Operasi katarak ini gratis bagi warga Gorontalo yang memiliki kartu BPJS atau tidak. Bagi yang belum memiliki BPJS mereka dibantu oleh Pemerintah Provinsi yang dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo,” imbuhnya.

Terkait dengan peningkatan layanan RS Ainun ke depan, dr. Yana menjelaskan bahwa pihaknya sedang fokus untuk menjalani Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) mulai tanggal 5-8 Desember 2018. Selain itu, proses peningkatan tipe rumah sakit dari tipe D ke tipe C akan terus diupayakan sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) no. 68 tahun 2014. “Progres kami juga di tahun 2018 ini yaitu mendorong bagaiman RS Ainun bisa menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Syaratnya RS Ainun harus memiliki fleksibilitas pengelolaan keuangan untuk peningkatan layanan rumah sakit,” sambungnya.

RS Ainun juga menjadi satu dari empat rumah sakit secara nasional yang saat ini sedang menyiapkan pembangunan infrastruktur dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Progresnya dinilai Bappenas cukup baik karena dukungan dan peran Pemprov Gorontalo yang dipandang sangat bersinergi dalam upaya tersebut. (ndi)

pewarta : Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 5 =

scroll to top