Peringati Hari Kesling Sedunia, Menkes Dorong Perubahan Perilaku Agar Masyarakat Hidup Sehat

IMG-20191002-WA0020.jpg

Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek memberikan arahan pada keguatan pemberian penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan kepada Kabupaten/Kota, Rabu (02/10/2019) di Aula Siwabessy Kementerian Kesehatan RI

Jakarta, Dinkesprov – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek memberikan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan kepada Kabupaten/Kota.
Menkes menyerahkan penghargaan kepada 19 Kabupaten/Kota STBM Berkelanjutan dan 3 Kabupaten/Kota yang berinovasi terbaik dalam STBM Berkelanjutan.

Menkes Nila Farid Moeloek mengatakan saat ini 28 Kabupaten/Kota sudah ODF dan cara yang ditempuh dalam mengatasi perilaku tidak sehat adalah melihat bagian hulu dalam mengatasi masalah kesehatan lingkungan.

“Bahwa tidak mungkin kita bekerja hanya di hilir tetapi harus dimulai dari hulu” ucap Nila Moeloek

Menkes juga mengatakan, dengan melihat BPJS ternyata beban orang sakit lebih banyak dari pada orang sehat.
“Sebenarnya yang sakit itu adalah mental, yang seharusnya perilaku hidup sehat harus dari diri sendiri” ucap Menkes.

Foto bersama Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek, Dirjen Kesmas dr. Kirana Pritasari dan Sanitarian berprestasi

Lanjut Menkes, seandainya perilaku baik dan lingkungan sehat maka Stunting itu tidak akan ada. Juga masalah akses air bersih dan sanitasi adalah hak setiap orang karena berkaitan dengan Stunting. RPJMN mengharapkan ada penurunan 19%, sehingga Kementerian Kesehatan harus bekerja keras. Tetapi hal ini tidak bisa berjalan sendiri, harus terpadu dengan lembaga dan lintas sektor lainnya.

Untuk mencapai itu, perlu adanya komitmen dari kepala daerah untuk terus mendorong dan bergerak mencapai 100% ODF dan mengatasi masalah sanitasi serta air bersih. Menkes juga berharap sanitarian dapat didorong untuk terus-menerus melakukan pemicuan di masyarakat.

Menkes Nila Moeloek juga mengharapkan adanya kolaborasi anggaran dengan kementerian lainnya terutama Bappenas dalam perencanaan untuk meningkatkan cakupan ODF.

Nila juga mendukung pemberian insentif yang dilakukan oleh daerah dalam mendukung inovasi-inovasi masyarakat yang mendukung upaya kesehatan lingkungan terutama daerah mencapai ODF.

Terakhir, Menkes mengharapkan agar daerah terus-menerus mengimplementasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) diantaranya aktifitas fisik misalnya naik sepeda, konsumsi makanan sehat, sayur dan buah dan cek kesehatan secara berkala.

Pada kesempatan itu juga, Menkes melaunching Rencana Aksi Nasional Perubahan Iklim bidang Kesehatan, aplikasi pemetaan kerentanan perubahan iklim bidang kesehatan, pedoman desa Sehat iklim, dan modul adaptasi perubahan iklim bidang kesehatan (APIK).

Namun sebelumnya diserahkan penghargaan kepada 42 Sanitarian berprestasi yang mencapai 100% Open Defecation Free (ODF) dan berhasil mempertahankan oleh Dirjen Kesmas dr. Kirana Pritasari.

Rilis : MD
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 4 =

scroll to top