Mini Lokakarya Puskesmas Untuk Membangun Komitmen Lintas Sektor

IMG-20200908-WA0004.jpg

Pendampingan Mini Lokakarya Lintas Sektor Puskesmas Pulubala Kabupaten Gorontalo beberapa waktu lalu.

Kabupaten Gorontalo, Dinkesprov – Dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, bukanlah menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, puskesmas atau rumah sakit semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak. Karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika pelaku atau manusianya tidak sehat.

Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, camat sebagai pemerintah kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan puskesmas sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional melaksanakan pendampingan minilokakarya puskesmas, yang diselenggarakan dibeberapa puskesmas antara lain Bongomeme, Dungaliyo, Botumoito, Tabongo dan Telaga pada bulan Agustus 2020 dengan melibatkan unsur-unsur antara lain kepala bidang pelayanan kesehatan, Kasie Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional, pengelola program, unsur dinas kesehatan Kabupaten Gorontalo, kepala puskesmas dan jajarannya.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Andriyanto Abdussamad, SKM, M.Kes bahwa berdasarkan Permenkes nomor 44 tahun 2016 tentang pedoman Manajemen Puskesmas, maka Dinas Kesehatan Provinsi dapat memberikan bimbingan dan pendampingan pada pelaksanaan Mini Lokakarya yang diselenggarakan oleh puskesmas.

“Pelaksanaan minilokakarya puskesmas ini sebagai implementasi terhadap amanat permenkes tentang manajemen puskesmas serta sebagai bentuk dukungan kepada puskesmas dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara layanan kesehatan di wilayahnya”, ungkap Andriyanto.

Ditambahkannya, lokakarya mini sektoral merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas serta membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi puskesmas itu sendiri.

“Dengan lokakarya lintas sektor ini diharapkan mendapat dukungan dan masukan dari lintas sektoral dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yg lebih baik kepada masyarakat”, pungkasnya.

Rilis : Neki / Andi
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 3 =

scroll to top