Pemkab Gorut Deklarasikan 5 Pilar STBM Di Desa Buladu

IMG-20210708-WA0032.jpg

Kasie Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja Dan Olahraga Shintia Rivai, SKM., mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Gorontalo Utara H. Indra Yasin.

Kabupaten Gorontalo Utara, Dinkesprov – Setelah melalui proses panjang, Pemerintah Desa Buladu patut berbangga hati setelah menorehkan nama pada daftar desa yang berhasil meraih 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Kecamatan Sumalata Timur memeriahkan torehan prestasi itu dengan menggelar Deklarasi 5 Pilar STBM Desa Buladu, Kamis (08/07/2021). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pertemuan AHK, Desa Buladu, tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Thamrin Yusuf, dan Sekretaris Dinas Kesehatan, Ahyun Abdul P. Blongkod.

Dalam Sambutannya, Indra Yasin mengungkapan kebanggaannya selaku pimpinan daerah, bahwa akhirnya Kabupaten Gorontalo Utara mempunyai Desa yang berhasil meraih penghargaan 5 pilar utama kesehatan lingkungan tersebut.

“Ini suatu kebanggaan bagi kami, karena tahun ini ada 2 desa yang meraih predikat 5 pilar STBM, salah satunya adalah desa Buladu. Prestasi ini tentu bukan hanya harus dipertahankan, melainkan ditingkatkan sehingga akan banyak desa-desa di Gorut yang meraih prestasi serupa,” tuturnya.

Menurut Indra Yasin, meraih 5 pilar STBM bukan perkara mudah. Pasalnya desa tersebut harus memenuhi 100% masing-masing pilar sanitasi yakni buang air besar di jamban, cuci tangan pakai sabun, mengkonsumsi dan mengelola air minum dan makanan dengan benar, mengelola sampah, serta mengelola limbah cair dengan benar.

“Sehingganya saya menghimbau dalam 2 tahun kedepan, desa-desa mulai fokus menganggarkan dana desa pada program sanitasi khususnya jamban. Saat ini, persentase pengguna jamban di Gorut mencapai 80,55%, berada di posisi kedua, setingkat di bawah Kota Gorontalo dalam skala Provinsi,” ungkapnya.

Terdapat 2 dari 8 Desa di Kecamatan Sumalata Timur ini, lanjut Indra Yasin, yang sudah meraih ODF (bebas buang air besar sembarangan). Ia menargetkan dalam 2 tahun kedepan, Kecamatan Sumalata Timur menjadi Kecamatan ODF.

“Dan secara pribadi, saya ingin Gorontalo Utara menjadi Kabupaten pertama di Provinsi Gorontalo yang mencapai 100% bebas buang air besar sembarangan”, pungkas Indra Yasin.

Sementara itu, Camat Sumalata Timur, Ayis Yusuf, mengungkapkan kebanggaannya selaku camat pada masyarakat Desa Buladu.

“Tanpa mengesampingkan masyarakat desa lain, namun saya sampaikan bahwa masyarakat Desa Buladu ini luar biasa, mereka sadar akan pentingnya hidup ditengah lingkungan yang sehat. Mereka pandai mengelola sampah dan limbah. Mereka juga sediakan tempat cuci tangan di pekarangan rumah, suatu hal yang sangat bermanfaat terlebih saat pandemi seperti ini,” ungkap Ayis Yusuf.

Ia turut berterimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung Desa Buladu meraih prestasi paling bergengsi di bidang sanitasi lingkungan tersebut.

“Ini semua tidak bisa terwujud tanpa bantuan dan kerjasama berbagai pihak. Mulai dari pemerintah desa, kecamatan, puskesmas, dinas kesehatan serta dinas-dinas terkait lainnya. Untuk itu kami atas nama pemerintah Kecamatan Sumalata Timur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya Ayis Yusuf.

Rilis : Andre/Hamdi (Gorut)
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 9 =

scroll to top