Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa, mengapresiasi pelaksanaan Ramadan Run Festival yang digelar komunitas ASN Runners Gorontalo, Sabtu (28/02/2026) di Pelataran Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo.
Kegiatan yang mengusung tema “Berlari dan Berbagi, Tubuh Teguh, Iman Bertumbuh” tersebut memadukan aktivitas fisik dengan aksi sosial di bulan suci Ramadan. Selain NgabubuRUN 3K, panitia juga melaksanakan pembagian takjil, cek kesehatan gratis, serta donor darah.
Anang menyampaikan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan upaya promotif dan preventif yang terus didorong Dinkes P2KB dalam membangun budaya hidup sehat di kalangan masyarakat, termasuk selama bulan puasa.
“Secara ilmiah, aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang seperti lari santai menjelang berbuka tetap aman dilakukan saat berpuasa, selama memperhatikan hidrasi dan kondisi tubuh. Literatur kesehatan menunjukkan bahwa olahraga teratur membantu menjaga kebugaran kardiovaskular, metabolisme, serta stabilitas gula darah. Ramadan bukan alasan untuk berhenti bergerak, justru momentum untuk menyeimbangkan kesehatan fisik dan spiritual,” ujar Anang.
Ia menambahkan, waktu pelaksanaan menjelang berbuka merupakan pilihan yang tepat karena tubuh segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi setelah aktivitas selesai, sehingga meminimalkan risiko dehidrasi maupun kelelahan berlebihan.
Menurut Anang, kolaborasi antara komunitas olahraga, instansi pemerintah, dan mitra sosial dalam kegiatan ini mencerminkan pendekatan kesehatan masyarakat yang komprehensif, tidak hanya kuratif, tetapi juga promotif, preventif, dan berbasis partisipasi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator ASN Runners Chapter Gorontalo, Muzzammil D. Massa, menjelaskan bahwa Ramadan Run Festival dirancang sebagai ruang kebersamaan sekaligus penguatan nilai berbagi di bulan suci.
“Kami melaksanakan beberapa kegiatan, yaitu NgabubuRUN 3K sebagai ajang olahraga santai jelang berbuka, pembagian takjil kepada masyarakat, serta cek kesehatan gratis dan donor darah bekerja sama dengan mitra terkait. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tetap aktif, peduli sesama, dan menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas,” ungkap Muzzammil.
Ia menambahkan, ASN Runners berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan mitra pendukung, sehingga dampak kesehatan dan sosialnya semakin luas.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, komunitas lari, hingga masyarakat umum. Selain menjadi ajang olahraga, Ramadan Run Festival juga menjadi simbol bahwa gaya hidup sehat dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai ibadah dan kepedulian sosial.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
