Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syafiin S. Napu, memimpin langsung Tim Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada kegiatan Ramadhan Run Festival yang digelar Sabtu (28/02/2026) di pelataran Masjid Darul Arqam, Kota Gorontalo.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh ASN Runners ini dipadukan dengan NgabubuRUN 3K, pembagian takjil, dan donor darah ini menjadi momentum penguatan promotif dan preventif di tengah semangat Ramadan. Layanan CKG diberikan kepada peserta lari, pengunjung, serta masyarakat umum yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Tim pelaksana CKG merupakan kolaborasi antara Dinkes P2KB Provinsi, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo dan Puskesmas Kota Selatan. Pelayanan difokuskan pada deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular dan gangguan kesehatan dasar melalui serangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata dan telinga, serta pemeriksaan gula darah sewaktu.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Syafiin S. Napu, menegaskan bahwa kehadiran Tim CKG pada event berbasis komunitas merupakan strategi memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar.
“Momentum Ramadan Run Festival ini sangat tepat untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa aktivitas fisik seperti lari tetap dibarengi dengan kesadaran memantau kondisi kesehatan. Deteksi dini adalah kunci pencegahan penyakit tidak menular,” ujar Syafiin.
Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif antara provinsi, kota, dan puskesmas menjadi model kerja efektif dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di ruang-ruang publik.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kota Selatan, Thaif Hamzah, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan bersifat skrining awal guna mengidentifikasi faktor risiko secara cepat dan sederhana.
“Pemeriksaan yang kami lakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan untuk melihat status gizi, lingkar perut untuk mendeteksi risiko obesitas sentral, tekanan darah untuk skrining hipertensi, pemeriksaan gigi, mata, telinga, serta gula darah sewaktu untuk mendeteksi potensi diabetes. Jika ditemukan hasil yang memerlukan tindak lanjut, kami arahkan ke fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas Thaif.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, terutama dalam menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah puasa.
Pelayanan CKG mendapat antusiasme tinggi dari peserta dan masyarakat sekitar. Selain menjadi ajang olahraga dan berbagi di bulan suci, Ramadan Run Festival juga menjadi ruang edukasi kesehatan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Gorontalo.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
