Wakili Gubernur Pada Bakti Sosial di Boalemo, Kadinkes Anang Otoluwa Ajak Organisasi Profesi Perkuat Penanganan Stunting

IMG-20250615-WA0013.jpg

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan Gong oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa mewakili Gubernur, didampingi Bupati Boalemo dan Ketua Baznas.

Kabupaten Boalemo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, menghadiri kegiatan penting yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Minggu (15/06/2025). Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan, Afriyani Katili.

Kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan gabungan dari beberapa inisiatif strategis, yaitu intensifikasi dan integrasi pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di wilayah khusus, serta Bakti Sosial dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo. Rangkaian acara ini juga dirangkum dengan Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) Baznas sebanyak 10 paket kepada keluarga berisiko stunting (Pasangan Usia Subur dengan 4 Terlalu) serta demo pembuatan PMT berbahan pangan lokal.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa pada kesempatan itu menyampaikan harapan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie agar organisasi profesi kesehatan, khususnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dapat terus memberikan dukungan dan partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan percepatan penanggulangan stunting. Ia menekankan pentingnya peran profesi kesehatan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam menangani program-program prioritas pemerintah.

“Kami sangat berharap dukungan dan partisipasi aktif dari organisasi profesi kesehatan seperti IDI. Peran mereka sangat krusial dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan mengambil bagian dalam upaya dan program kesehatan, khususnya program yang menjadi fokus utama pemerintah seperti penanganan stunting, TBC, HIV-AIDS, malaria, dan masalah kesehatan lainnya,” ujar Anang.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, terutama dengan organisasi profesi kesehatan, adalah kunci utama untuk mencapai target penurunan angka stunting di Gorontalo.

Selain itu, Anang juga secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Provinsi Gorontalo atas keterlibatan aktif mereka dalam setiap kegiatan kesehatan yang diselenggarakan.

“Peran Baznas dalam menyalurkan bantuan sosial dinilai sangat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Boalemo, Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo, Ketua IDI Provinsi Gorontalo, serta Dokter Spesialis Se-Provinsi Gorontalo. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah kesehatan di Gorontalo, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 1 =

scroll to top
Bahasa »