RSUD Dr. M.M. Dunda Diproyeksikan Jadi Pusat Rujukan Layanan Endoskopi di Gorontalo

IMG-20260713-WA0004.jpg

Kunjungan Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa dan PB PGI di RSUD dr. M. M. Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB – Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PB PGI), Ari Fahrial Syam, bersama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail T. Akase, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Dr. M.M. Dunda, Sabtu (11/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan fasilitas serta mutu layanan endoskopi sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan gastroenterologi di Provinsi Gorontalo.

Rombongan disambut Wakil Direktur RSUD Dr. M.M. Dunda, Ulfa Domili, bersama jajaran manajemen rumah sakit. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung ruang layanan endoskopi, mengevaluasi kelengkapan peralatan medis, meninjau alur pelayanan pasien, serta memastikan penerapan standar operasional prosedur (SOP) telah berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan bahwa penguatan layanan endoskopi merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik sekaligus mengurangi angka rujukan pasien penyakit saluran cerna ke luar daerah.

“Melalui penguatan layanan endoskopi, kami ingin memastikan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo dapat memperoleh pelayanan yang aman, cepat, dan sesuai standar. RSUD Dr. M.M. Dunda diharapkan mampu menjadi salah satu pusat rujukan layanan gastroenterologi di wilayah ini,” ujar Anang.

Sementara itu, Ketua PB PGI Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program penguatan jejaring layanan gastroenterologi nasional yang menyasar rumah sakit di berbagai daerah. Menurutnya, evaluasi difokuskan pada tiga aspek utama, yakni kesiapan sarana dan prasarana, kompetensi sumber daya manusia, serta sistem pelayanan yang diterapkan.

“Kami mengevaluasi tiga pilar utama, yaitu alat, SDM, dan sistem pelayanan. Dari hasil peninjauan awal, RSUD Dr. M.M. Dunda telah memiliki fondasi yang baik. Selanjutnya, PB PGI akan memberikan rekomendasi teknis serta pendampingan melalui pelatihan lanjutan bagi tenaga medis agar kualitas layanan semakin optimal,” jelas Ari.

Di sisi lain, Wakil Direktur RSUD Dr. M.M. Dunda, Ulfa Domili, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan PB PGI bersama Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo serta Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dalam pengembangan layanan endoskopi di rumah sakit tersebut.

“Masukan dari PB PGI dan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten Gorontalo menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan endoskopi yang berkualitas sehingga masyarakat Gorontalo tidak perlu lagi berobat ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan penyakit saluran cerna,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat layanan gastroenterohepatologi di Gorontalo, sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rujukan. Melalui sinergi antara PB PGI, pemerintah daerah, dan rumah sakit, diharapkan layanan endoskopi di RSUD Dr. M.M. Dunda semakin berkembang sehingga deteksi dini, diagnosis, dan penanganan penyakit saluran cerna dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 2 =

scroll to top
Bahasa »