Reuni Alumni Akademi Gizi Manado Dorong Peran Strategis Tenaga Gizi di Era Digital

IMG-20260323-WA0025.jpg

Ketua Panitia Syafiin S. Napu (kanan), Ketua Umum DPP Persagi Doddy Izwardy (Tengah) dan Ketua DPD Pergizi Pangan Gorontalo Arifasno Napu (kiri) pada Pembukaan Reuni Alumni Akademi Gizi Manado yang diawali dengan Seminar Nasional.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Rangkaian kegiatan Reuni Alumni Akademi Gizi Manado resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, Senin (23/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Poltekkes Kemenkes Gorontalo dan dihadiri ratusan alumni serta tenaga kesehatan dari berbagai daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo selaku Ketua Panitia, Syafiin S. Napu, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Nasional bertema “Sinergi Profesi Kesehatan dalam Mendukung Layanan Gizi Berbasis Artificial Intelligence”. Seminar ini menjadi ruang diskusi ilmiah sekaligus wadah berbagi pengalaman dan inovasi di bidang gizi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi antar alumni lintas angkatan sekaligus membangun jejaring dan kolaborasi profesional dalam mendukung pembangunan kesehatan, khususnya di bidang gizi. Seminar nasional ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan inovasi, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan AI dalam pelayanan gizi,” ujar Syafiin.

Ia menambahkan, setelah seminar nasional, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan malam keakraban dan wisata yang berlangsung pada 26–27 Maret 2026 di sejumlah lokasi, di antaranya Hotel Aston dan Pantai Exotic Gorontalo.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Doddy Izwardy, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan reuni yang dinilai mampu menggabungkan aspek kebersamaan dengan penguatan kapasitas keilmuan.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan reuni ini karena tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan kegiatan ilmiah seperti seminar nasional yang mengangkat isu strategis pemanfaatan Artificial Intelligence dalam layanan gizi. Ini menunjukkan komitmen alumni untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi,” ujar Doddy.

Lebih lanjut, Doddy menekankan pentingnya transformasi digital dalam layanan gizi. Menurutnya, tenaga gizi memiliki peran strategis dalam ekosistem kesehatan modern yang semakin terintegrasi dengan teknologi.

“Ahli gizi memiliki peran strategis dalam ekosistem layanan kesehatan digital, mulai dari edukasi, konsultasi jarak jauh, hingga pemantauan status gizi berbasis teknologi. Pemanfaatan artificial intelligence dan platform digital harus dilakukan secara optimal namun tetap memperhatikan aspek etika, keamanan data, serta kolaborasi lintas profesi,” ungkap Doddy.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kapasitas tenaga gizi, khususnya dalam literasi digital dan pemanfaatan data, menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan serta mendukung tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik di masa depan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar tenaga kesehatan serta mendorong inovasi layanan gizi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, guna meningkatkan kualitas pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Rilis : ILB
Foto : Melky
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × five =

scroll to top
Bahasa »