Kadinkes Anang Otoluwa Beri Penguatan pada Pertemuan LP/LS untuk Pencegahan Stunting KRS PUS 4T di Bone Bolango

WhatsApp-Image-2025-07-03-at-09.25.39.jpeg

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa memberikan sambutan pada Pertemuan Lintas Program/Lintas Sektor (LP/LS) dalam rangka Pembinaan Keluarga Risiko Stunting Pasangan Usia Subur (KRS PUS) 4T.

Kabupaten Bone Bolango, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa didampingi Plt Sekretaris Afriyani Katili, memberikan sambutan dan penguatan pada Pertemuan Lintas Program/Lintas Sektor (LP/LS) dalam rangka Pembinaan Keluarga Risiko Stunting Pasangan Usia Subur (KRS PUS) 4T di Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini berlangsung di Balai KB Kecamatan Kabila, Kamis (03/07/2025), dan menjadi bagian dari upaya strategis lintas sektor untuk menurunkan angka stunting di Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Anang S. Otoluwa menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, baik lintas program, lintas sektor, maupun masyarakat, dalam menangani stunting. Salah satu fokus utama adalah pada kelompok Pasangan Usia Subur (PUS) dengan risiko tinggi melahirkan anak stunting, yang dikenal dengan istilah 4T yaitu Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat Jarak Kelahiran, dan Terlalu Banyak Anak.

“Intervensi terhadap KRS PUS 4T merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam memutus mata rantai stunting. Diperlukan pendampingan, edukasi, serta layanan kesehatan yang komprehensif untuk kelompok ini agar kita bisa mencegah stunting sedini mungkin,” ujar Kadinkes.

Pertemuan ini diikuti oleh sebanyak 25 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur lembaga pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Bone Bolango, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari lima desa terpilih yang terdiri atas bidan desa, kader KB, dan kader PKK. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kabila, Bidan Koordinator Puskesmas yang juga merupakan Penanggung Jawab Program KB dan Kesehatan Reproduksi bagi Calon Pengantin, serta Penyuluh Lapangan KB Kecamatan Kabila.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur keagamaan, yang diwakili oleh organisasi Islam Wahdah Islamiyah. Keterlibatan beragam pihak ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat upaya edukasi, pendampingan, dan pelayanan kepada keluarga risiko stunting di tingkat akar rumput.

Anang juga mengapresiasi keterlibatan aktif para peserta dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui edukasi, pembinaan keluarga, dan pelayanan kesehatan reproduksi. Ia menekankan bahwa upaya bersama ini merupakan kunci dalam mewujudkan generasi sehat, bebas stunting, dan unggul di masa depan. Hal ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam menurunkan dan mencegah stunting.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk sinergi dan komitmen kuat antar sektor dalam mendampingi keluarga berisiko dan mengoptimalkan peran strategis desa dalam pencegahan stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − seven =

scroll to top
Bahasa »