Rakontek Kesehatan Primer dan Komunitas Fokus Penguatan Primary Health Care dan Labkesmas

IMG-20251127-WA0000.jpg

Foto bersama Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi dengan peserta dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Bekasi, Dinkesprov – Layanan primer sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan berfokus pada penguatan layanan kesehatan dasar yang menyeluruh, berkesinambungan dan terintegrasi mulai dari individu, keluarga hingga komunitas sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sistem kesehatan nasional. Dalam rangka memastikan implementasi transformasi layanan primer berjalan efektif di seluruh daera, diperlukan koordinasi dan konsolidasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya Rapat Koordinasi Teknis Program Kesehatan Primer dan Komunitas dengan tema Penguatan Primary Health Care dan Labkesmas menuju Indonesia Emas 2045 yang dilangsungkan pada tanggal 26-29 November 2025 bertempat di Hotel Haris and Conventions Bekasi.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi menyampaikan bahwa ada dua hal yang menjadi fokus dan perlu untuk diperhatikan, yaitu yang pertama Sistem Pelayanan yang meliputi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (SPA), Tata Kelola, Mutu dan yang kedua adalah pelayanan yang terdiri dari siklus hidup, kelompok rentan dan promosi kesehatan.

“Hadir juga dalam pertemuan ini adalah mitra-mitra yang siap mendukung primary health care. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada konsorsium primary health care,” kata Maria.

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo turut hadir dalam Rakontek dimaksud. Dalam penjelasannya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Erni N. Mansur menyampaikan bahwa dalam pertemuan awal bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin di tempat yang sama, diperoleh beberapa hal yang akan menjadi arahan serta tindak lanjut dari pelaksanaan program kesehatan primer dan komunitas, antara lain : meningkatkan upaya promotif dan preventif agar orang tetap sehat, optimalisasi pelaksanaan CKG di kalangan masyarakat, pekerja dan anak sekolah, kesiapan puskemas dalam menyiapkan SDM dan sarana lainnya.

“Disamping itu, diharapkan agar Ditjen Kesehatan Primer dan Komunitas dapat berkoordinasi dengan Pusdatin untuk dapat memperbaiki pengelolaan data puskesmas, optimalisasi peran puskesmas utamanya pada fokus penurunan kematian ibu serta peran aktif dalam mendukung program MBG,” pungkas Erni.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola program Dinas Kesehatan Provinsi se-Indonesia, perwakilan Labkesda Provinsi dan Kabupaten/Kota terpilih.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten + 6 =

scroll to top
Bahasa »