Puskesmas Suwawa Ukur Kebugaran Pegawai Dengan Aplikasi SIPGAR.

IMG-20210211-WA0022-e1613032318511.jpg

Peserta pengukuran Kebugaran Jasmani di Puskesmas Suwawa Kabupaten Bone Bolango

Kabupaten Bone Bolango, Dinkesprov – Puskesmas Suwawa Kabupaten Bone Bolango melaksanakan pengukuran Kebugaran Jasmani bagi ASN dan PTT, Kamis (11/02/2021) bertempat dihalaman Puskesmas.

Sebelum melakukan pengukuran Kebugaran, sehari sebelumnya, Rabu (10/02/2021) dilakukan Screening PTM dan sosialisasi penggunaan aplikasi SIPGAR (Pengukuran Kebugaran Mandiri) yang akan digunakan dalam mengukur kebugaran.

Kepala Puskesmas Suwawa Rini Kasim, S. ST mengatakan kegiatan ini direncanakan 2 (dua) kali selama tahun 2021.
“Selain pengukuran Kebugaran Jasmani bagi pegawai Puskesmas, kami juga melaksanakan senam sehat” ungkap Rini.

Kedepan, Rini berharap kegiatan ini bisa terintegrasi dan dilaksanakan di instansi pemerintah tingkat kecamatan sampai ke desa.
“Hari ini juga kami mengundang pegawai kantor camat, tim Penggerak PKK dan aparat desa agar kedepan bisa dilaksanakan di desa” ungkap Rini.

Kasie Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja Dan Olahraga Shintia Rivai, SKM., saat dihubungi menjelaskan SIPGAR merupakan aplikasi pencatatan pemeriksaan kondisi fisik seseorang yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu menggunakan metoda Rockport.

Rockport adalah salah satu metode pengukuran kebugaran jasmani dengan menghitung waktu tempuh seseorang saat menempuh lintasan 1600 meter.
“Rockport merupakan pengukuran Kebugaran Jantung paru yang merupakan salah satu komponen terbesar yang mempengaruhi kebugaran seseorang” ungkap Shintia.

Bugar adalah status kesehatan jasmani yang bisa diperoleh seseorang baik sakit maupun sehat. Dengan kondisi bugar seseorang bisa menjadi lebih produktif.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Shintia berharap Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota dapat melaksanakannya secara rutin sehingga akan didapat status kebugaran seseorang.
“Harapannya dapat dilaksanakan secara berkala, karena status kebugaran seseorang akan berpengaruh pada produktifitas kerja” pungkasnya.

Adapun peserta pengukuran berjumlah 24 orang berdasarkan jenis kelamin laki-laki 6 orang dengan hasil 2 orang cukup dan 4 orang kurang bugar sedangkan perempuan berjumlah 18 orang dengan hasil cukup bugar 4 orang dan 14 orang kurang bugar.

Rilis : MD
Foto : Rahmi
Editor : Nancy Pembengo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 3 =

scroll to top