Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Siap Dukung Pengamanan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Otanaha 2026

IMG-20260312-WA0037.jpg

Kadinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa bersama jajaran saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Operasi Ketupat Otanaha 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Operasi Ketupat Otanaha 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda Gorontalo, Kamis (12/3/2026).

Apel gelar pasukan diawali dengan pengecekan pasukan oleh pimpinan apel, yang dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi secara simbolis kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Otanaha 2026.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membacakan amanat Kapolri yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen dan sinergitas lintas sektor guna menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Operasi Ketupat tahun ini akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, kementerian/lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung pelaksanaan operasi tersebut, khususnya dalam penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bersama jajaran kabupaten/kota telah menyiapkan tenaga kesehatan serta dukungan layanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dan pos-pos pengamanan. Kami siap bersinergi dengan TNI-Polri dan seluruh pihak terkait untuk memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” ujar Anang.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan perayaan Idul Fitri, terutama dalam mengantisipasi kondisi kegawatdaruratan kesehatan di jalur mudik maupun di tempat-tempat keramaian.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × five =

scroll to top
Bahasa »