Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Menjelang arus mudik, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mengimbau para penambang yang kembali ke kampung halaman untuk segera melaporkan diri kepada pemerintah desa setempat. Langkah ini penting agar dapat dilakukan skrining kesehatan, khususnya untuk mendeteksi penyakit Malaria sejak dini.
Imbauan tersebut disampaikannya, Kamis 19/03/2026) sebagai upaya mencegah penularan malaria di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat selama periode mudik. Menurut Anang, kelompok penambang merupakan salah satu populasi berisiko karena aktivitas kerja mereka yang sering berada di wilayah endemis malaria.
“Penambang yang pulang kampung kami harapkan proaktif melapor ke desa atau fasilitas kesehatan terdekat. Dengan skrining dini, jika terdeteksi malaria dapat segera diobati sehingga tidak menularkan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Data Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo menunjukkan, hingga tahun 2026 telah terjadi 6 kasus kematian akibat malaria. Kasus tersebut masing-masing dilaporkan dari Kabupaten Boalemo sebanyak 1 kasus, Kabupaten Gorontalo Utara 2 kasus, dan Kabupaten Gorontalo 2 kasus.
Sementara itu, berdasarkan laporan puskesmas melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), jumlah kasus malaria hingga Minggu ke-9 atau per 7 Maret 2026 tercatat mencapai 1.204 kasus.
Upaya ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan langkah promotif dan preventif, termasuk pengendalian penyakit menular seperti malaria.
Anang menegaskan bahwa deteksi dini dan pengobatan cepat menjadi kunci utama dalam pengendalian malaria. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan langkah pencegahan seperti menggunakan kelambu, menghindari gigitan nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinkes P2KB terus memperkuat sistem surveilans dan respons cepat di seluruh puskesmas guna menekan angka kesakitan dan kematian akibat malaria, terutama di momentum mudik yang berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Rilis : ILB/Lani
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
