Tantangan Eliminasi TBC 2030, Dinas Kesehatan Perkuat Audit Klinis Layanan TBC RO di RSTN

IMG-20250516-WA0010.jpg

Kadinkes Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa memberikan penguatan pada audit klinis layanan Tuberkulosis Resisten Obat di RSTN Kabupaten Boalemo.

Boalemo, Gorontalo – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memberikan penguatan pada audit klinis layanan Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO) di Rumah Sakit Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo, Kamis (15/05/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan TBC RO dan mempercepat pencapaian target eliminasi TBC pada tahun 2030.

Dalam kesempatan tersebut, Anang menyampaikan bahwa TBC RO merupakan tantangan tersendiri dalam upaya mencapai eliminasi TBC 2030.

“TBC RO adalah masalah serius yang memerlukan penanganan khusus. Kita harus bekerja keras untuk memastikan setiap pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan efektif,” ujar Anang.

Lebih lanjut, Anang menekankan pentingnya peran fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) TBC RO dalam memberikan pelayanan sesuai standar.

“Fasyankes TBC RO diharapkan dapat memberikan pelayanan terhadap pasien yang terdiagnosis TBC RO yang sesuai standar untuk mencapai target Enrollment Rate TBC RO yakni 94%,” jelasnya.

Selain itu, kualitas layanan juga menjadi fokus utama dalam audit klinis ini. Anang S. Otoluwa menekankan bahwa Rumah Sakit TBC RO perlu memastikan kualitas layanan yang diberikan kepada pasien TBC RO, sehingga meningkatkan kepercayaan pasien serta mendukung keberhasilan pengobatan TBC RO.

“Kepercayaan pasien adalah kunci keberhasilan pengobatan. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan layanan yang berkualitas dan komprehensif,” tambah Anang.

Terakhir, Anang mengharapkan Rumah Sakit TBC RO dapat berperan aktif untuk mendukung capaian Target Quick Win Program TBC. Hal ini mencakup penemuan kasus TBC, inisiasi pengobatan, keberhasilan pengobatan, dan pemberian terapi pencegahan TBC pada TBC Laten.

“Kita perlu memperkuat upaya penemuan kasus, memastikan setiap pasien mendapatkan pengobatan yang tepat waktu, dan memberikan terapi pencegahan kepada mereka yang berisiko tinggi,” pungkasnya.

Audit klinis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan TBC RO di Kabupaten Boalemo dan mempercepat pencapaian target eliminasi TBC di Provinsi Gorontalo.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − 2 =

scroll to top
Bahasa »