Gorontalo Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi KLB dan Penyakit Infeksi Emerging

IMG-20250515-WA0047.jpg

Peserta Workshop Deteksi Dini Dan Penanggulangan KLB / Penyakit Infeksi Emerging Yang Berpotensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Jeane Istanti Dalie, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sistem kesehatan dalam menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan penyakit infeksi emerging. Hal ini disampaikan pada penutupan Workshop Deteksi Dini Dan Penanggulangan KLB / Penyakit Infeksi Emerging Yang Berpotensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang diselenggarakan di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Kamis (15/05/2025).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Jeane Istanti Dalie, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, menyampaikan bahwa kegiatan yang dihadiri oleh 46 peserta ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi ancaman kesehatan.

Jeane menekankan bahwa workshop ini menjadi bagian krusial dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) serta penyakit infeksi emerging yang menjadi tantangan global, nasional, maupun daerah.

“Dinamika penyakit infeksi yang semakin kompleks dengan kemunculan kembali penyakit lama dan munculnya penyakit baru,” ujar Jeane.

Lebih lanjut, Jeane menggarisbawahi betapa vitalnya peran Tim Gerak Cepat (TGC) sebagai ujung tombak dalam deteksi dini, investigasi, dan penanggulangan potensi wabah. Peningkatan kapasitas serta koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk menjadikan TGC semakin tangguh dan responsif.

Workshop ini secara spesifik bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman antar pemangku kepentingan lintas program dan lintas sektor terkait deteksi dini dan respons KLB. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada peningkatan kapasitas teknis petugas TGC dalam menghadapi penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah, serta memperkuat jejaring surveilans dan sistem pelaporan yang efektif dan cepat.

Peserta yang hadir dalam workshop ini terdiri dari para pengelola program Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota, perwakilan dari berbagai Rumah Sakit di seluruh wilayah Kabupaten/Kota, Dokter Pelaksana, penanggung jawab Surveilans, Laboratorium, Sanitarian, dan Promosi Kesehatan di tingkat Kabupaten/Kota.

“Kami berharap workshop ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang bermanfaat dan aplikatif, serta mampu menghasilkan rencana tindak lanjut yang konkret demi memperkuat sistem kewaspadaan dini di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ungkap Jeane.

Menutup pertemuan, Jeane mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi, komitmen dan kolaborasi dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit menular. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya-upaya strategis dalam penanggulangan KLB dan penyakit infeksi emerging demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan resilien.

Rilis : MD/ILB
Foto : Yonis
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − eleven =

scroll to top
Bahasa »