Sinergi Pemprov Gorontalo, RS Mitra Keluarga, dan PT Nobel Jaya Mandiri Bantu Mahasiswi Gorontalo Jalani Operasi Implant Koklea

WhatsApp-Image-2026-06-30-at-20.17.59.jpeg

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Syafiin S. Napu pada pelaksanaan operasi pemasangan implant koklea terhadap Delfira Amalia Sahi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Jakarta, DinkesP2KB – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk bagi penyandang gangguan pendengaran. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syafiin S. Napu, mendampingi Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie pada pelaksanaan operasi pemasangan implant koklea terhadap Delfira Amalia Sahi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (30/06/2026).

Operasi dipimpin oleh tim dokter spesialis THT-KL Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, yakni Harim Priyono dan Semiramis Zizlavsky, yang memiliki pengalaman dalam penanganan implant koklea di tingkat internasional. Kegiatan ini juga melibatkan PT Nobel Jaya Mandiri sebagai perusahaan penyedia alat bantu dengar, pihak rumah sakit, tenaga medis, serta keluarga pasien.

Delfira Amalia Sahi, mahasiswi berusia 23 tahun dari Program Studi Sastra Universitas Negeri Gorontalo, menjalani operasi implant koklea untuk membantu mengatasi gangguan pendengaran berat yang dialaminya. Implant koklea merupakan teknologi medis yang dapat membantu penderita tuli berat atau tuli sangat berat mengenali suara, meningkatkan kemampuan memahami pembicaraan, mendukung kemampuan berkomunikasi, serta meningkatkan kualitas hidup.

Pembiayaan tindakan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Satu unit implant koklea ditanggung oleh keluarga pasien, sementara satu unit lainnya diberikan secara cuma-cuma oleh PT Nobel Jaya Mandiri. Selain itu, seluruh biaya operasi dibebaskan oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mewakili Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Syafiin S. Napu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga operasi dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, fasilitas pelayanan kesehatan, dan keluarga menjadi contoh nyata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, PT Nobel Jaya Mandiri, serta seluruh tim dokter yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada masyarakat Gorontalo. Operasi implant koklea ini diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Delfira, sehingga dapat kembali berkomunikasi, melanjutkan pendidikan, dan meraih cita-citanya dengan lebih percaya diri. Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus mendukung upaya-upaya peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” ujar Syafiin.

Pelaksanaan operasi implant koklea ini diharapkan menjadi harapan baru bagi penyandang gangguan pendengaran, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 5 =

scroll to top
Bahasa »