Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026, Instalasi Farmasi Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan Instalasi Farmasi Kabupaten Gorontalo dalam menyiapkan kebutuhan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk operasional Rumah Sakit (RS) Lapangan Sayang Tani dan Nelayan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya sektor kesehatan dalam memastikan kesiapan pelayanan medis bagi ribuan peserta, panitia, dan masyarakat yang akan terlibat selama penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut di Kabupaten Gorontalo.
Berbagai jenis obat telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan. Obat-obatan yang tersedia meliputi antipiretik, analgetik, antibiotik, antihipertensi, obat kardiovaskular, antidiabetes, antihistamin, antidiare, obat flu dan batuk (common cold), multivitamin, antiemetik, obat gangguan gastrointestinal, injeksi vitamin, hingga obat untuk mengatasi kram dan nyeri otot. Selain itu, tersedia pula obat kuasi seperti minyak angin dan gel pereda nyeri otot, serta salep antijamur.
Sementara itu, BMHP yang telah disiapkan mencakup cairan medis, masker, sarung tangan steril, infus set, intravenous catheter (IV cath), kasa steril, alkohol, alat medis sekali pakai (disposable), serta povidone iodine untuk kebutuhan antisepsis dan perawatan luka.
Ketua Tim Kerja Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo, Gelar Putra Fitra , mengatakan bahwa kesiapan logistik farmasi merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pelayanan kesehatan selama pelaksanaan PENAS XVII.
“Ketersediaan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai merupakan bagian penting dalam mendukung kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama pelaksanaan PENAS XVII Tahun 2026. Melalui kolaborasi antara Instalasi Farmasi Provinsi Gorontalo dan Instalasi Farmasi Kabupaten Gorontalo, kami memastikan seluruh kebutuhan farmasi untuk operasional Rumah Sakit Lapangan Sayang Tani dan Nelayan dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya.
Menurut Gelar, obat-obatan yang disiapkan mencakup berbagai kebutuhan pelayanan medis mulai dari penanganan kasus ringan hingga kondisi kegawatdaruratan yang dapat ditangani di rumah sakit lapangan. Selain itu, BMHP juga telah disediakan untuk menunjang pelayanan yang cepat, aman, dan sesuai standar.
Tidak hanya berfokus pada RS Lapangan Sayang Tani dan Nelayan, dukungan logistik farmasi juga disalurkan ke sejumlah titik layanan kesehatan yang telah disiapkan selama PENAS berlangsung. Tim kesehatan mendirikan dua Pos Kesehatan di kawasan pameran dan UMKM, Pos Kesehatan Homestay, serta Tim Medis Widyawisata yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan selama kegiatan wisata peserta. Kebutuhan obat dan BMHP di titik-titik tersebut turut didukung oleh Instalasi Farmasi kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
“Tidak hanya di Rumah Sakit Lapangan, dukungan logistik farmasi juga disalurkan ke Pos Kesehatan yang berada di area pameran, homestay, serta tim medis widyawisata. Kesiapan ini merupakan bentuk sinergi seluruh kabupaten dan kota dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo,” tambahnya.
Dengan dukungan logistik farmasi yang memadai, pelayanan kesehatan di seluruh titik layanan diharapkan dapat berjalan optimal serta mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai kebutuhan medis yang mungkin terjadi selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan PENAS XVII Tahun 2026 diproyeksikan akan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, kesiapan sektor kesehatan, termasuk penyediaan obat-obatan dan BMHP, menjadi salah satu prioritas utama guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar, aman, sehat, dan sukses.
“Kami berharap dengan dukungan obat-obatan dan BMHP yang memadai, seluruh peserta, panitia, maupun masyarakat yang terlibat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal. Ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan PENAS XVII Tahun 2026 berlangsung aman, sehat, dan sukses,” pungkas Gelar.
Rilis : ILB/Zhya
Foto : Andi
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
