Kabupaten Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bersama Tim Direktorat Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dan Forum Pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Provinsi Gorontalo melakukan audiens dengan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam rangka advokasi percepatan program Kabupaten/Kota Sehat dan percepatan desa ODF (Open Defecation Free), Rabu (5/11/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Gorontalo ini dihadiri oleh dua perwakilan dari Direktorat Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI, yaitu Lucky Suryono dan Sandy Waseso. Keduanya didampingi oleh Penanggung Jawab Program STBM Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Prima Rizky, serta perwakilan Forum Pembina KKS Provinsi Gorontalo, Nirmala Sahi. Turut hadir pula perwakilan dari Bappeda Kabupaten Gorontalo serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorontalo yang memiliki peran penting dalam pembinaan desa.
Administrator Kesehatan Ahli Muda Direktorat Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pencapaian desa ODF.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, lintas OPD dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang bebas dari praktik buang air besar sembarangan. Hal ini bukan hanya soal infrastruktur sanitasi, tetapi juga perubahan perilaku dan komitmen bersama,” ungkapnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, capaian desa ODF di Kabupaten Gorontalo masih tergolong rendah dibandingkan lima Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Gorontalo. Dari total 205 desa, baru 53 desa atau sekitar 25% yang telah dinyatakan sebagai desa SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan). Padahal, salah satu syarat utama untuk meraih predikat Kabupaten/Kota Sehat adalah terpenuhinya status ODF minimal 85%.
Selain itu, pada tahun 2024 Kabupaten Gorontalo telah melakukan self-assessment penilaian KKS pada sembilan tatanan, namun hasilnya masih berada pada kategori rendah dan memerlukan penguatan lintas sektor. Kondisi ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan, mengingat program sanitasi, kesehatan lingkungan, dan pembangunan daerah harus berjalan selaras untuk mencapai target nasional.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat strategi percepatan, termasuk penguatan regulasi dan kebijakan daerah, pendampingan teknis lintas OPD, pemberdayaan pemerintah desa, serta percepatan verifikasi dan deklarasi desa ODF.
Upaya percepatan ini juga sejalan dengan program prioritas Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie di bidang kesehatan, yang menekankan peningkatan akses sanitasi layak, pengendalian penyakit berbasis lingkungan, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk mempercepat pencapaian target sanitasi universal dan mendukung setiap kabupaten/kota dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo diharapkan segera menetapkan roadmap percepatan agar target 85% desa ODF dan peningkatan nilai dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat dapat tercapai sebelum periode penilaian nasional berikutnya.
Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
