Dinkes P2KB Perkuat Program Promkes, Fokus pada Transformasi Pencatatan dan Pelaporan

WhatsApp-Image-2026-05-04-at-09.43.45.jpeg

Pembukaan Pertemuan Pembahasan Program Promosi Kesehatan dan Pencatatan Pelaporan Program Promosi Kesehatan.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syafiin S. Napu, secara resmi membuka Pertemuan Pembahasan Program Promosi Kesehatan dan Pencatatan Pelaporan Program Promosi Kesehatan Tahun 2026, Senin (04/05/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh pengelola program promosi kesehatan dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota serta Puskesmas se-Provinsi Gorontalo.

Dalam arahannya, Syafiin menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat pemahaman terhadap perubahan kebijakan program promosi kesehatan, khususnya dalam aspek pencatatan dan pelaporan yang kini semakin menuntut akurasi dan akuntabilitas.

“Pertemuan hari ini bukan sekadar rutinitas. Tahun 2026 membawa perubahan besar pada program promosi kesehatan, sehingga kita semua harus meningkatkan pemahaman, terutama dalam pencatatan dan pelaporan. Baik buruknya sebuah program, 60 persen ditentukan oleh akurasi data di lapangan,” ujar Syafiin.

Ia menjelaskan, perubahan nomenklatur program promosi kesehatan mencakup penguatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang lebih terukur, integrasi promosi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, pengembangan satuan pendidikan sehat, pemberdayaan kelompok masyarakat khusus, hingga penguatan surveilans Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pengelolaan Posyandu berbasis digital.

Lebih lanjut, Syafiin mengingatkan pentingnya transformasi dalam sistem pelaporan yang tidak lagi bersifat administratif semata, melainkan harus mampu menggambarkan dampak nyata di masyarakat.

“Tanpa pencatatan dan pelaporan yang baik, program unggulan hanya akan menjadi dokumen di atas meja. Gunakan platform digital yang tersedia, laporkan secara real-time, akurat, dan jujur, karena data adalah dasar kebijakan,” tegasnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang memberikan penguatan terkait kebijakan nasional dan implementasi teknis di daerah.

Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh pengelola program promosi kesehatan di Provinsi Gorontalo memiliki persepsi yang sama serta kapasitas yang lebih baik dalam menjalankan program secara efektif, terukur, dan berorientasi pada perubahan perilaku masyarakat menuju hidup sehat.

Rilis : ILB
Foto : Aripin
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + four =

scroll to top
Bahasa »