Dinkes P2KB Provinsi, Kota dan Kabupaten Gorontalo Awasi Produksi Makanan untuk PENAS XVII Sejak Dini Hari

IMG-20260620-WA0023.jpg

Kepala Dinas Anang S. Otoluwa meninjau Rumah Makan Saung Telaga Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu penyedia makanan PENAS XVII.

Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo bersama Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, serta puskesmas yang mewilayahinya melakukan pengawasan keamanan pangan pada sejumlah penyedia makanan yang melayani peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026.

Pengawasan dilakukan sejak pukul 02.00 Wita dengan menyasar seluruh tahapan penyelenggaraan makanan, mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan, pemorsian hingga pendistribusian makanan. Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap makanan yang disajikan kepada peserta memenuhi standar keamanan pangan dan layak untuk dikonsumsi.

Di wilayah Kota Gorontalo, pengawasan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Gorontalo bersama puskesmas setempat pada sejumlah jasa boga dan rumah makan, yaitu Catering Li Wita, Cafe & Resto Bengawan Solo, Dahlia Go, Prekgo, Bulan Cake, Flamboyan, dan Mawar Sharon.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Gorontalo, pengawasan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo bersama puskesmas yang mewilayahinya pada Saung Telaga, Cahaya Catering, IR Catering, Yunita Catering, dan Princes Catering yang menjadi penyedia konsumsi bagi peserta kegiatan.

Pengawasan proses produksi makanan PENAS XVII oleh Dinkes Kota Gorontalo dan Puskesmas.

Tim kesehatan melakukan pemantauan terhadap kebersihan lingkungan dapur, higiene penjamah makanan, kualitas bahan pangan, proses pengolahan, suhu penyimpanan makanan, hingga kesiapan distribusi. Pengawasan dilakukan secara langsung di lokasi produksi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan prinsip higiene dan sanitasi pangan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, saat meninjau Rumah Makan Saung Telaga, Sabtu (20/06/2026) menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keamanan konsumsi ribuan peserta yang hadir dalam kegiatan nasional tersebut.

“Tujuan pengawasan ini adalah memastikan seluruh penyedia makanan menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan, pemorsian hingga makanan didistribusikan kepada peserta. Kami ingin memastikan makanan yang disajikan aman, sehat, dan tidak menimbulkan risiko gangguan kesehatan,” kata Anang.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan lintas sektor kesehatan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga puskesmas menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kejadian luar biasa (KLB) akibat pangan selama pelaksanaan PENAS XVII.

“Pengawasan dilakukan sejak dini hari karena sebagian besar proses produksi dimulai pada waktu tersebut. Dengan turun langsung ke lokasi, petugas dapat memantau setiap tahapan dan memberikan rekomendasi perbaikan apabila ditemukan hal-hal yang berpotensi memengaruhi keamanan pangan,” ujarnya.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berharap seluruh peserta PENAS XVII dapat memperoleh makanan yang aman, bermutu, dan memenuhi standar kesehatan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan nyaman.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 3 =

scroll to top
Bahasa »