Enam Puskesmas di Kabupaten Gorontalo Raih Capaian Kapitasi Berbasis Kinerja 100 Persen

WhatsApp-Image-2026-06-09-at-14.34.37.jpg

Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB – Enam Puskesmas di Kabupaten Gorontalo berhasil mencapai nilai Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) 100 persen pada periode penilaian bulan Mei 2026. Capaian tersebut menunjukkan optimalnya pelaksanaan pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menjadi indikator penting dalam kerja sama fasilitas kesehatan dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Enam Puskesmas yang berhasil meraih capaian KBK 100 persen tersebut yakni Puskesmas Telaga Biru, Puskesmas Tabongo, Puskesmas Bongomeme, Puskesmas Batudaa, Puskesmas Telaga, dan Puskesmas Boliyohuto.

Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) merupakan mekanisme pembayaran kapitasi dari BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama yang disesuaikan dengan capaian indikator kinerja pelayanan. Sistem ini bertujuan mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan, efektivitas layanan, serta penguatan upaya promotif dan preventif di masyarakat.

Penilaian KBK umumnya mengacu pada sejumlah indikator utama, di antaranya angka kontak peserta dengan fasilitas kesehatan, rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang rutin berkunjung, serta rasio rujukan kasus non-spesialistik. Semakin baik capaian indikator tersebut, semakin tinggi nilai KBK yang diperoleh fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan apresiasi atas kinerja tenaga kesehatan dan manajemen puskesmas yang berhasil mempertahankan kualitas pelayanan hingga mencapai nilai maksimal.

“Capaian KBK 100 persen ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas semakin berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Keberhasilan enam puskesmas di Kabupaten Gorontalo menjadi bukti bahwa komitmen tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN terus meningkat,” ujar Anang.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu layanan, tetapi juga menjadi indikator bahwa program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif berjalan dengan baik di tingkat pelayanan primer.

“Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi bagi puskesmas lainnya untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan kesehatan dasar, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan yang mudah diakses dan berkualitas,” tambahnya.

Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo juga terus mendorong seluruh puskesmas di kabupaten dan kota untuk meningkatkan pencapaian indikator KBK melalui penguatan manajemen pelayanan, optimalisasi program kesehatan masyarakat, serta pemanfaatan data dan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Dengan capaian enam puskesmas tersebut, Kabupaten Gorontalo menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan primer serta keberhasilan implementasi Program JKN di Provinsi Gorontalo.

Rilis : ILB
Foto : Andi
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × four =

scroll to top
Bahasa »