Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor bidang Administrasi Publik Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo atas nama Mely Pakaya yang digelar di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo, Rabu (01/04/2026).
Sidang terbuka tersebut mengangkat disertasi berjudul “Transformasi Manajemen Pengendalian Mutu Puskesmas di Kabupaten Gorontalo”, yang menyoroti pentingnya inovasi tata kelola mutu layanan kesehatan tingkat pertama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan akademik ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Afriyani Katili, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Erni Nuraini Mansur, Misranda E. U. Nalole, serta pejabat fungsional dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.
Dengan diterimanya disertasi tersebut, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo kini telah mencatatkan empat ASN dengan pendidikan doktoral, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Anang S. Otoluwa menyampaikan apresiasi atas capaian akademik yang diraih dan menegaskan pentingnya kontribusi keilmuan dalam mendukung transformasi layanan kesehatan.
“Capaian ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi modal strategis bagi penguatan sistem kesehatan daerah. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata, khususnya dalam peningkatan mutu layanan puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Anang.
Ia juga menambahkan bahwa judul disertasi yang diangkat memiliki relevansi kuat terhadap kebutuhan peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.
“Transformasi manajemen pengendalian mutu puskesmas menjadi kunci dalam memastikan pelayanan yang standar, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Ini sangat penting untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan dasar, terutama di tingkat kabupaten,” tambahnya.
Anang menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN melalui jenjang pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
