Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menegaskan bahwa perbekalan kesehatan memiliki peran krusial dalam mendukung program prioritas kesehatan nasional. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media usai membuka Pertemuan Penguatan Sistem Informasi Kesehatan Nasional – Perbekalan Kesehatan, Selasa (31/03/2026) di Yulia Hotel, Kota Gorontalo.
Menurut Anang, ketersediaan obat yang tepat waktu dan dalam kondisi siap pakai menjadi faktor utama dalam keberhasilan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Yang paling penting adalah obat semua tersedia yang dibutuhkan sesuai dengan waktu dibutuhkan dan juga dia punya kemasan ataupun kondisi diharapkan dalam keadaan yang siap” kata Anang.
Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang serta komunikasi yang efektif antara pengelola program dan petugas di lapangan untuk mencegah terjadinya kekurangan obat.
“Pertama perencanaan agar dilakukan perencanaan sebaik baiknya kemudian untuk pengelola program juga memberikan informasi terkait dengan ketersediaan obat di lapangan agar jangan sampai terjadi kelangkaan/ kekurangan” ucapnya.
Lebih lanjut, Anang menyampaikan bahwa secara umum kesiapan sumber daya manusia kesehatan serta fasilitas pendukung dalam pengelolaan dan distribusi perbekalan kesehatan di Gorontalo sudah berada pada kondisi yang baik. Namun demikian, ia mendorong agar kinerja tersebut terus dioptimalkan.
“Saya kira tidak ada masalah, sudah sangat baik tinggal dimaksimalkan agar bisa sampai paling bagus 100%” pungkasnya.
Pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh total 190 peserta, terdiri dari 95 peserta yang hadir secara luring dan 95 peserta yang mengikuti secara daring. Peserta berasal dari Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo sebanyak 29 orang, Dinas Kesehatan kabupaten/kota sebanyak 66 orang, serta petugas farmasi puskesmas sebanyak 95 orang.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta Konsultan SMILE UNDP. Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan sistem informasi kesehatan, khususnya dalam pengelolaan logistik dan perbekalan kesehatan secara terintegrasi, guna meningkatkan ketersediaan, pemerataan, dan keterjangkauan obat di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Rilis : ILB
Videografer : ILB
Foto : Wahyu
Video Editor : Reza
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
