Di Atas Rata-rata Nasional, Keaktifan JKN Gorontalo Capai 95 Persen

IMG-20260113-WA0021.jpg

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Gorontalo tercatat berada di atas rata-rata nasional. Capaian ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan kepesertaan dan memastikan masyarakat tetap aktif mengakses jaminan layanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, mengatakan tingkat keaktifan peserta JKN di Provinsi Gorontalo telah mencapai lebih dari 95 persen, sementara rata-rata nasional berada pada angka 85 persen. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan resmi, Selasa (13/01/2026).

“Keaktifan peserta JKN di Provinsi Gorontalo saat ini sudah melampaui 95 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang berada pada kisaran 85 persen. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap terlindungi jaminan kesehatan,” ujar Anang.

Ia menjelaskan, berdasarkan data per 1 Desember 2025, jumlah kepesertaan JKN di Provinsi Gorontalo sebanyak 1.268.585 jiwa dan tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 95,28 persen.

Menurut Anang, capaian ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BPJS Kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan. Konsistensi kebijakan daerah dalam menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan juga berperan penting dalam menjaga stabilitas keaktifan peserta JKN.

Lebih lanjut, Anang menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, pemerintah daerah terus menunjukkan komitmen kuat di bidang kesehatan, khususnya dalam menjamin keberlanjutan Program JKN dan memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Arahan pimpinan daerah sangat jelas, bahwa pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, keaktifan peserta JKN harus terus dijaga agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Anang berharap, capaian keaktifan peserta JKN yang berada di atas rata-rata nasional ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, seiring dengan upaya penguatan kualitas layanan kesehatan dan perlindungan kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Rilis : MD/ILB
Sampul : AIS
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen + 8 =

scroll to top
Bahasa »