UPTD Balai Labkesda Provinsi Gorontalo Lakukan Pemeriksaan Perdana Spesimen HPV DNA

WhatsApp-Image-2025-10-22-at-18.34.37.jpeg

Pemeriksaan Perdana Spesimen HPV DNA di UPTD Balai Labkesda Provinsi Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Laboratorium Daerah untuk pertama kalinya, melakukan pemeriksaan spesimen HPV DNA dilakukan langsung, Rabu (22/10/2025).

Pemeriksaan ini menggunakan metode deteksi molekuler yang lebih sensitif dan akurat dalam mengidentifikasi keberadaan virus Human Papilloma Virus (HPV) berisiko tinggi yang dapat menyebabkan kanker serviks. Sebanyak 21 sampel yang di kirimkan oleh tim dari Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) untuk dilakukan pemeriksaan.

Kegiatan ini menandai awal dimulainya implementasi pemeriksaan HPV DNA di Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari komitmen mendukung Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim Tahun 2030.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa menyampaikan bahwa keberhasilan UPTD Balai Labkesda dalam melakukan pemeriksaan HPV DNA merupakan capaian penting dalam peningkatan kapasitas layanan laboratorium daerah.

“Pemeriksaan perdana ini menjadi langkah maju bagi Gorontalo dalam memperkuat upaya deteksi dini kanker leher rahim. Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan pemeriksaan agar lebih banyak perempuan mendapat manfaat dari skrining ini,” ujarnya.

Pemeriksaan HPV DNA di UPTD Balai Labkesda Provinsi Gorontalo melibatkan tenaga analis laboratorium. Sampel diperoleh dari fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditunjuk dan dikirim ke Labkesda untuk diuji. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi dasar untuk tindak lanjut medis dan konseling bagi peserta skrining.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Jeane Istanti Dalie menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal menuju kemandirian daerah dalam pelaksanaan pemeriksaan HPV DNA.

“Dengan adanya kapasitas pemeriksaan di laboratorium provinsi, proses analisis menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat. Hal ini tentunya sangat membantu dalam mempercepat upaya deteksi dini dan penanganan kasus kanker leher rahim di Gorontalo,” jelas Jeane.

Diharapkan, dengan terlaksananya pemeriksaan HPV DNA dan kemampuan UPTD Balai Labkesda Provinsi Gorontalo dalam melakukan pemeriksaan spesimen secara mandiri, Provinsi Gorontalo dapat terus memperkuat peranannya dalam mendukung program nasional eliminasi kanker leher rahim tahun 2030 dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat serta bebas dari ancaman kanker serviks.

Rilis : Nova/ILB
Editor : Nancy Pembengo/MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − 6 =

scroll to top
Bahasa »