RSUD Otanaha Gelar Tes Kebugaran Pegawai untuk Tingkatkan Derajat Kesehatan dan Produktivitas Kerja

IMG-20260122-WA0010.jpg

Peserta pengukuran Kebugaran Jasmani di RSUD Otanaha Kota Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Otanaha Kota Gorontalo melaksanakan tes kebugaran bagi pegawai sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan dan produktivitas kerja sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, (22/01/2026), merupakan bagian dari program kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) serta Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Tahun 2026.

Tes kebugaran bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani pegawai serta mengetahui kemampuan fisik masing-masing individu. Melalui pengukuran ini, rumah sakit dapat memperoleh gambaran kondisi kesehatan pegawai, apakah berada pada kategori baik, cukup, atau kurang, yang selanjutnya menjadi dasar dalam pemberian rekomendasi aktivitas fisik dan pola hidup sehat.

Pelaksanaan tes kebugaran menggunakan aplikasi Pengukuran Kebugaran Jasmani (Sipgar) dan diawali dengan sosialisasi aplikasi Sipgar, pengisian kuesioner Physical Activity Readiness Questionnaire (PAR-Q) dan pengkajian Sumber Daya Manusia (SDM) RS, dilanjutkan dengan pengukuran tekanan darah, lingkar perut, berat badan dan tinggi badan. Peserta kemudian melakukan peregangan sebelum mengikuti tes kebugaran utama menggunakan metode Rockport, yaitu berlari atau berjalan cepat sejauh 1.600 meter.

Tes kebugaran gelombang pertama ini diikuti oleh 52 pegawai RSUD Otanaha yang terdiri dari 13 pegawai laki-laki dan 39 pegawai perempuan. Hasil pengukuran menunjukkan sebanyak 35 orang berada pada kategori kebugaran kurang, 11 orang kategori cukup, dan 3 orang kategori baik sekali. Bagi pegawai dengan kategori kurang dan cukup, rumah sakit memberikan rekomendasi jenis olahraga serta durasi latihan yang sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.

Selain tes kebugaran, peserta juga akan mengikuti pemeriksaan kesehatan lanjutan berupa pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS), pemeriksaan HIV, dan pemeriksaan HBsAg sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit.

Direktur RSUD Otanaha, Grace Tumewu, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam menjaga kesehatan pegawai rumah sakit.

“Tes kebugaran dan pemeriksaan kesehatan karyawan ini merupakan bagian penting dari komitmen manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Dengan mengetahui kondisi kebugaran sejak dini, kita dapat mendorong pegawai untuk menerapkan pola hidup sehat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal,” ujar Grace.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh pegawai RSUD Otanaha mengikuti tes kebugaran dan pemeriksaan kesehatan, sebagai bentuk kesinambungan program K3RS dan PKRS di awal tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, RSUD Otanaha berharap kesadaran pegawai terhadap pentingnya kebugaran jasmani semakin meningkat, sehingga mampu mendukung kinerja dan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Gorontalo secara berkelanjutan.

Rilis : MD/ILB
Foto : Fina
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 − three =

scroll to top
Bahasa »