Pertama Jadi Pilot Project MMS Di Indonesia, Provinsi Gorontalo Gelar Launching dan Seminar Nasional

IMG-20230826-WA0007.jpg

Foto bersama ibu hamil penerima MMS.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melaksanakan launching Multi Micronutrient Suplement (MMS) di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Sabtu (26/08/2023).

Provinsi Gorontalo akan menjadi pilot project pertama untuk implementasi MMS secara nasional di Indonesia. MMS merupakan multi vitamin yang akan diberikan kepada ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan gizinya sebagai salah satu upaya mencegah stunting.

Pelaksanaan launching dilaksanakan oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Handoyo Sugiharto atas nama Penjabat Gubernur Gorontalo. Saat diwawancarai tim Infokom, Handoyo mengungkapkan pemerintah bertugas mengentaskan kemiskinan ekstrim dimana didalamnya termasuk ibu hamil yang kekurangan gizi.

“Instruksi Presiden Nomor 4 kita harus mengentaskan miskin ekstrim, kita tahu di Provinsi Gorontalo ada 53.500-an jiwa yang sekarang dikategorikan miskin ekstrim, itu setara dengan 12.760 KK. Nah, dari 12.760 KK kalau dikaitkan dengan stunting berarti ada sekitar 4.200-an ibu hamil yang ketika melahirkan entah itu tahun lalu 2 tahun lalu ataupun 3 tahun lalu kekurangan gizi sehingga menghasilkan 4.200-an anak stunting,” ucap Handoyo.

Anak-anak stunting tersebut, lanjut Handoyo bisa diintervensi dan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dalam mencegah stunting dimasa depan dengan pemberian multi vitamin.

Penyerah bantuan dari Baznas Provinsi Gorontalo rendang sapi siap saji.

“Dari sisi Pemprov, saya selaku asisten 2 yang mewakili Pj. Gubernur dan juga kita yang melaksanakan tugas untuk mengentaskan miskin ekstrem yang di dalamnya termasuk kondisi stunting sangat mengapresiasi kegiatan ini kalau bisa ditindaklanjuti dengan operasional di Kabupaten/Kota sehingga perlahan tapi pasti karena data ini sudah ada data yang valid by name by address kedepannya kita bisa mengukur pengurangan stunting yang terjadi di Provinsi Gorontalo,” imbuh Handoyo.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa Multiple Micronutrient Suplement (MMS) yang akan dibagikan kepada ibu hamil dalam rangka mencegah stunting sudah tersedia di Dinas Kesehatan Provinsi.

“Alhamdulillah untuk kebutuhan MMS sudah ada di gudang gizi provinsi dan ini segera akan kita distribusi ke Kabupaten/Kota, sebelum distribusi kita akan melakukan sosialisasi untuk mereka,” kata Anang.

Anang juga menjelaskan bagi ibu hamil yang masih minum tablet tambah darah tetap dilanjutkan tapi jika ingin mengganti dengan MMS tidak ada masalah.

“Karena pada prinsipnya isinya tadi saya sudah jelaskan tablet tambah darah berisi dua zat gizi tapi kalau multi vitamin ini ada 14 zat gizi, jadi akan saling subtitusi juga bisa. Kalau misalnya MMS bisa menggantikan di tengah jalan boleh, tetapi kalau ibu hamil yang menyelesaikan satu paket 90 butir juga boleh, tidak ada masalah,” pungkasnya.

Selain melakukan launching Multi Micronutrient Suplement juga dilaksanakan seminar nasional Mencegah Stunting dengan suplemen Multi Vitamin untuk ibu hamil dengan narasumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Gorontalo dan Vitamin Angels Indonesia.

Pada kesempatan itu juga Baznas Provinsi Gorontalo menyerahkan 750 paket rendang sapi siap saji untuk penderita stunting.

Rilis : MD
Videografer : ILB/Gelar
Video Editor : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 18 =

scroll to top
Bahasa »