Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Persatuan Dokter Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Gorontalo menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka penyakit tidak menular (PTM).
Hal tersebut disampaikan Ketua PAPDI Cabang Gorontalo, Taufik Ramadhan Biya, di Gorontalo, Minggu (01/03/2026) usai memimpin Rapat Kerja bersama pengurus Papdi Cabang Gorontalo yang berlangsung di Grand Palace Convention Center Kota Gorontalo.
Menurut Taufik, PAPDI memiliki tanggung jawab moral dan profesional dalam memperkuat upaya pengendalian PTM yang saat ini menjadi tantangan utama sektor kesehatan.
“Sebagai organisasi profesi dokter spesialis penyakit dalam, PAPDI tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga berperan aktif dalam edukasi, promotif, dan preventif. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkualitas sekaligus pemahaman yang baik tentang pencegahan penyakit tidak menular,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PAPDI Cabang Gorontalo periode 2025–2028 dalam rapat kerja telah menyusun program kerja tiga tahun ke depan. Rapat tersebut membahas proyeksi strategis untuk mewujudkan PAPDI sebagai organisasi profesi yang solid secara kelembagaan serta unggul dalam kompetensi klinis dan akademik.
“PAPDI harus menjadi garda terdepan dalam penguatan kompetensi dokter penyakit dalam, sekaligus menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis evidence di bidang penyakit tidak menular,” tambah Taufik.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh pengurus PAPDI Cabang Gorontalo, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Etik sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan itu turut dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah bersama keluarga besar PAPDI, serta berbagi dengan anak yatim dari Panti Asuhan Shiratal Ummah.
“Kita berbagi menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan dengan penuh keberkahan, dihadiri langsung oleh penceramah Ustadz Khalid Walid,” kata Taufik.
Ia menegaskan, PAPDI sangat mendukung program unggulan pemerintah provinsi dibawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie maupun kabupaten/kota, yang bertujuan menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat PTM seperti diabetes melitus (DM), hipertensi (HT), penyakit jantung, penyakit ginjal, serta berbagai gangguan metabolik lainnya.
Dalam implementasinya, PAPDI Cabang Gorontalo akan terus mendorong penguatan skrining dini, tata laksana berbasis standar pelayanan medis, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat guna menekan angka kematian yang masih tergolong tinggi akibat penyakit-penyakit kronis tersebut.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
