Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Pengurus Besar Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PB PGI), Indonesian Society of Gastroenterology (ISG), serta didukung PT Darya-Varia Laboratoria Tbk menggelar Seminar Awam bertajuk “GERD: Mitos, Fakta, dan Solusinya” di Aula Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Gorontalo, Sabtu (11/07/2026).
Kegiatan ini diikuti pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan, organisasi wanita, tenaga kesehatan, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran perwakilan berbagai kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo hingga civitas akademika Universitas Tompotika Luwuk, Sulawesi Tengah, yang datang khusus untuk mengikuti edukasi dari para pakar gastroenterologi.
Seminar dibuka secara resmi oleh Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kehadiran Ari Fahrial Syam dan Hasan Maulahela menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat Gorontalo untuk memperoleh informasi secara langsung dari pakar gastroenterologi nasional.
“Tidak setiap saat kita memiliki kesempatan menghadirkan narasumber yang merupakan pakar nasional di bidang gastroenterologi. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan seminar ini untuk menambah wawasan mengenai GERD dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Anang.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Gorontalo, Sulastri Sofian Ibrahim, mengatakan seminar ini merupakan bagian dari komitmen DWP Provinsi Gorontalo dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang bermanfaat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami berharap seminar ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang GERD sehingga mampu menerapkan pola hidup sehat, mengenali gejala sejak dini, dan mengambil langkah penanganan yang tepat,” kata Sulastri Sofian Ibrahim.
Seminar menghadirkan dua materi utama. Ari Fahrial Syam membawakan materi “Mitos dan Fakta Seputar GERD” yang mengulas berbagai kesalahpahaman di masyarakat, sekaligus memberikan penjelasan ilmiah mengenai penyebab, faktor risiko, gejala, diagnosis, dan penatalaksanaan GERD. Selanjutnya, Hasan Maulahela menyampaikan materi “Tips Praktis Mengendalikan GERD dalam Kehidupan Sehari-hari” yang membahas penerapan pola makan sehat, perubahan gaya hidup, serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah kekambuhan GERD.
Jalannya diskusi dipandu oleh Bradley Jimmy Waleleng sebagai moderator dan berlangsung interaktif. Tingginya antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan dalam sesi diskusi.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mengenali, mencegah, dan mengendalikan GERD melalui pola hidup sehat, sekaligus memperkuat sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Rilis : Titi/ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
