Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Perkuat Pelaksanaan CKG untuk Tingkatkan Capaian Layanan

WhatsApp-Image-2026-05-22-at-11.48.29.jpeg

Monitoring, Evaluasi dan Supervisi Fasilitatif Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memberikan arahan pada Kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Supervisi Fasilitatif Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung di Elmadinah Hotel, Jumat (22/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Syafiin S. Napu. Kegiatan turut dihadiri perwakilan unsur TNI-Polri, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, serta jajaran puskesmas se-Provinsi Gorontalo.

Anang S. Otoluwa menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya deteksi dini penyakit.

“Program Cek Kesehatan Gratis bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Melalui pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh, kita dapat mendeteksi faktor risiko dan penyakit sejak dini sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan tepat,” ujar Anang.

Ia menjelaskan, program CKG menyasar seluruh siklus hidup masyarakat mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Pada tahun 2026, pelaksanaan CKG juga diperluas melalui layanan CKG Anak Sekolah yang akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru.

Menurut Anang, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor agar target pelayanan dapat tercapai secara optimal di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

“Tahun 2026 target capaian CKG di Provinsi Gorontalo sebesar 55 persen dari jumlah penduduk. Hingga pertengahan Mei 2026, capaian pelayanan telah mencapai 22,7 persen. Ini menjadi modal yang baik, namun upaya edukasi dan dorongan kepada masyarakat harus terus dilakukan agar pemeriksaan kesehatan rutin dapat dilaksanakan sesuai ketentuan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI serta Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Pertemuan dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi dengan melibatkan peserta secara luring maupun daring.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap pelaksanaan CKG dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan menjangkau masyarakat secara luas sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah.

Rilis : ILB/Gelar
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + 10 =

scroll to top
Bahasa »