Dinkes P2KB dan PAPDI Gorontalo Edukasi Diabetes Melitus bagi Peserta Prolanis di Limboto Barat

WhatsApp-Image-2026-05-20-at-09.36.40.jpg

Edukasi Penyakit Diabetes Melitus bagi peserta Prolanis di Puskesmas Limboto Barat Kabupaten Gorontalo oleh dokter spesialis penyakit dalam sub spesialis endokrin, metabolik dan diabetes Taufik Ramadhan Biya.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Gorontalo melaksanakan edukasi penyakit Diabetes Melitus bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Selasa (20/05/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus yang terus mengalami peningkatan kasus setiap tahun.

Edukasi tersebut diikuti oleh peserta Prolanis, tenaga kesehatan, serta masyarakat sekitar dengan materi terkait pola hidup sehat, pengaturan pola makan, pentingnya aktivitas fisik, kepatuhan konsumsi obat, hingga deteksi dini komplikasi diabetes. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi konsultasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dasar bagi peserta.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa mengatakan edukasi kesehatan kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami pentingnya pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular sejak dini.

“Diabetes melitus bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Melalui edukasi Prolanis ini kami berharap peserta mampu mengontrol kondisi kesehatannya secara rutin dan mencegah terjadinya komplikasi,” ujar Anang.

Ia menambahkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Sementara itu, Ketua PAPDI Cabang Gorontalo Taufik Ramadhan Biya menekankan pentingnya kepatuhan pasien diabetes dalam menjalani pengobatan dan menjaga pola hidup sehat sehari-hari.

“Pengendalian diabetes melitus membutuhkan kedisiplinan yang konsisten, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, pemeriksaan gula darah rutin hingga kepatuhan minum obat. Edukasi seperti ini penting agar pasien memahami cara mengelola penyakitnya dengan baik,” kata Taufik.

Melalui kegiatan tersebut, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo bersama PAPDI Cabang Gorontalo berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan penyakit diabetes melitus guna meningkatkan kualitas hidup dan menekan risiko komplikasi di masa mendatang.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × five =

scroll to top
Bahasa »