Apel Terakhir 2025, Kadinkes Anang Otoluwa Tekankan Penyelesaian Target dan Kepedulian Sosial

WhatsApp-Image-2025-12-22-at-08.37.26.jpeg

Apel pagi dilingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memberikan arahan pada apel pagi bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Senin (22/12/2025), bertempat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Dalam arahannya, Anang menyampaikan bahwa apel pagi tersebut merupakan apel terakhir di tahun 2025. Hal ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang akan memberlakukan sistem bekerja dari mana saja (work from anywhere) bagi ASN mulai 29 Desember 2025.

“Apel pagi hari ini menjadi momen terakhir kita berkumpul secara formal di tahun 2025, karena pada tanggal 29 Desember mendatang ASN sudah mulai diberlakukan bekerja dari mana saja,” ujar Anang.

Momentum apel pagi tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Dalam kesempatan itu, Anang menyampaikan rencana pemberian hadiah berupa kegiatan nonton bareng film Esok Tanpa Ibu yang akan dilaunching pada 22 Januari 2026. Kegiatan ini menurutnya memiliki makna reflektif terkait peran strategis seorang ibu dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

Anang menjelaskan, film tersebut mengangkat gambaran masa depan ketika peran ibu yang sarat nilai kemanusiaan mulai tergantikan oleh perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI).

“Ini menjadi pengingat pentingnya peran ibu yang tidak tergantikan oleh teknologi apa pun,” katanya.

Hadiah nonton bareng tersebut diperuntukkan bagi 100 orang pertama yang melakukan pengisian QRIS sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC). Pada kesempatan itu, Anang juga mengingatkan pentingnya zakat dan sedekah.

“Yang ingin saya sampaikan bahwa memberikan zakat akan menghadirkan rezeki yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain itu, Anang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan kepada seorang anak yang membutuhkan tindakan medis khusus sehingga bisa mendatang dokter spesialis yang khusus melakukan tindakan medis. Ia mengungkapkan bahwa operasi yang dilakukan tergolong sangat kompleks.

“Operasi yang dilakukan setara dengan operasi jantung terbuka dan baru pertama kali dilakukan di Gorontalo. Ini berkat kepedulian dan kebersamaan para donatur,” tutur Anang.

Di akhir arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo berharap seluruh jajaran dapat menuntaskan seluruh program dan target kerja hingga akhir tahun 2025. Ia secara khusus menekankan pentingnya tindak lanjut program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Salah satunya bagaimana tindak lanjut Cek Kesehatan Gratis, sehingga Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Laboratorium Maxima dalam pemeriksaan foto rontgen gratis sebagai upaya pencegahan Tuberkulosis,” pungkasnya.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + twelve =

scroll to top
Bahasa »