Pencanangan Desa Siaga TBC di Bone Bolango, 12 Desa Teken MoU Perkuat Upaya Eliminasi Tuberkulosis

WhatsApp-Image-2026-06-09-at-20.01.02.jpeg

Penandatanganan MoU 12 Desa untuk memperkuat eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Bone Bolango.

Kabupaten Bone Bolango, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Erni Nuraini Mansur, menghadiri kegiatan Pencanangan Desa Siaga Tuberkulosis (TBC) se-Kabupaten Bone Bolango yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kabila, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat upaya percepatan eliminasi TBC melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh 12 desa yang ditetapkan sebagai Desa Siaga TBC di Kabupaten Bone Bolango.

Pada kesempatan itu, , Erni Nuraini Mansur menyampaikan bahwa pembentukan Desa Siaga TBC merupakan implementasi dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Desa dan Kelurahan Siaga TBC yang bertujuan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tuberkulosis.

“Desa Siaga TBC merupakan strategi penting untuk mendekatkan upaya penanggulangan TBC kepada masyarakat. Dengan keterlibatan pemerintah desa, kader, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, kita dapat memperkuat deteksi dini, pendampingan pasien, serta memutus rantai penularan TBC di lingkungan masing-masing,” ujar Erni.

Menurutnya, penanggulangan TBC tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat desa. Kehadiran Desa Siaga TBC diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mempercepat penemuan dan pengobatan kasus TBC.

Berdasarkan data Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, capaian penemuan kasus TBC di Provinsi Gorontalo hingga Mei 2026 masih berada pada angka 26,84 persen dari target yang ditetapkan. Sementara Kabupaten Bone Bolango mencatat capaian penemuan kasus sebesar 29,80 persen, tertinggi di Provinsi Gorontalo meskipun masih di bawah target bulanan.

Erni menambahkan bahwa pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mendukung program eliminasi TBC, termasuk melalui pemanfaatan dana desa untuk kegiatan promotif, preventif, dan pendampingan pasien.

“Kami berharap pencanangan dan penandatanganan MoU 12 Desa Siaga TBC ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Yang terpenting adalah implementasi nyata di lapangan agar target eliminasi TBC tahun 2030 dapat tercapai dan masyarakat Gorontalo semakin sehat,” tambahnya.

Melalui pencanangan ini, Kabupaten Bone Bolango menambah daftar wilayah yang telah membentuk Desa Siaga TBC di Provinsi Gorontalo. Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, fasilitas kesehatan, kader, dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya Gorontalo bebas TBC pada tahun 2030.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × three =

scroll to top
Bahasa »