Kota Gorontalo, Dinkesprov – Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo berlangsung spektakuler melalui pelaksanaan Edukasi Gizi Serentak yang digelar pada Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 10.306 siswa dari 57 sekolah yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Sekolah-sekolah yang terlibat mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA). Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini.
Pelaksanaan Edukasi Gizi Serentak ini juga disaksikan secara daring oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Pusat, Doddy Izwardy, serta Direktorat Gizi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan edukasi gizi di daerah.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan bahwa Edukasi Gizi Serentak ini merupakan momentum strategis untuk menanamkan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
“Melalui Edukasi Gizi Serentak ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini kepada para siswa tentang pentingnya gizi seimbang, kebugaran jasmani, serta pencegahan anemia, khususnya pada remaja putri. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Gorontalo,” ujar Anang, Rabu (28/01/2026).
Anang juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan berkelanjutan di daerah masing-masing. Menurutnya, edukasi gizi perlu dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh satuan pendidikan.
“Kami berharap kabupaten dan kota dapat melanjutkan dan memperluas pelaksanaan edukasi gizi di seluruh sekolah yang ada di wilayahnya, tidak hanya terbatas pada momentum Hari Gizi Nasional. Edukasi gizi harus menjadi bagian dari upaya rutin dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bergizi yang melibatkan siswa secara aktif, meliputi pengukuran kebugaran jasmani, senam sehat bersama, sarapan pagi, serta minum Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri. Setelah kegiatan aksi bergizi, dilanjutkan dengan pemberian edukasi gizi kepada siswa di sekolah masing-masing.
Melalui peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap edukasi gizi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang yang berkelanjutan di kalangan pelajar di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Rilis : MD/ILB
Foto : Fadli
Editor : Nancy Pembengo
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
