Wagub Idah Syahidah Dorong SPPG Sediakan Menu Bahan Pangan Lokal

WhatsApp-Image-2025-09-29-at-14.13.07.jpeg

Wagub Idah Syahidah melihat menu MBG di SMA Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo, Dinkesprov – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang juga Ketua Satgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Gorontalo, mendorong penyedia makanan MBG atau SPPG untuk mengutamakan bahan pangan lokal dalam setiap menu yang disajikan. Hal ini disampaikan saat dirinya meninjau pelaksanaan Program MBG di SMA Negeri 1 Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Senin (29/09/2025).

Idah menegaskan bahwa menu berbasis roti, tepung, dan gandum sebaiknya tidak dijadikan pilihan karena bahan tersebut tidak dihasilkan di daerah. Menurutnya, menu MBG harus mengutamakan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan lebih sesuai dengan lidah anak-anak Gorontalo.

“Begitu dibuka sim salabim, isinya bukan nasi. Isinya adalah 2 lembar roti tawar, chicken katsu, wortel sama tempe, kemudian ada mayonaise dan chili. Nah ini seperti burger. Dari banyaknya anak-anak yang saya tanya ini adalah pengalaman pertama mereka makan dengan menu ini. Jadi kalau ditanya rasanya aneh dan enak,” ungkap Idah.

Untuk itu, ia meminta agar SPPG melakukan evaluasi dalam penentuan menu MBG.

“Karena ini pengalaman pertama sehingga memang untuk SPPG MBG perlu dievaluasi kembali untuk tidak menyediakan menu seperti ini, sebagaimana harapan dari penyampaian ahli gizi bahwa makanan yang disajikan adalah makanan produk lokal yang ada di daerah tersebut,” tambahnya.

Idah juga menegaskan akan terus memantau pelaksanaan MBG bersama seluruh mitra terkait, mulai dari pemilihan bahan pangan hingga penyajiannya. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan agar program berjalan baik dan terhindar dari kasus keracunan seperti yang sempat terjadi di beberapa daerah lain.

“Untuk berikutnya juga saya akan mengunjungi setiap SPPG MBG untuk mengevaluasi kembali dan saya minta kepada mitra SPPG MBG ikut mengawasi sehingga tidak terjadi musibah-musibah (keracunan, Red) yang terjadi di provinsi lain. Mudah-mudahan dengan kehadiran saya sebagai ketua Satgas bisa meminimalisir, tidak ada keracunan makanan dengan program MBG ini,” tegasnya.

Program MBG di SMA Negeri 1 Telaga Biru sendiri telah berlangsung sejak Agustus 2025 dan menyasar 540 siswa sebagai penerima manfaat.

Rilis : MD
Videografer : ILB
Foto : Aripin
Video Editor : Reza
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 20 =

scroll to top
Bahasa »