Dinkes Provinsi Gorontalo Gelar Lokakarya TBC-HIV One Stop Service untuk Tingkatkan Mutu Layanan

IMG-20250723-WA0024.jpg

Lokakarya TBC-HIV One Stop Service.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memberikan arahan pada kegiatan Lokakarya TBC-HIV One Stop Service, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2025, di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.

Lokakarya ini bertujuan meningkatkan kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dalam mengimplementasikan pelayanan terpadu (one stop service) bagi pasien tuberkulosis (TBC) dan HIV. Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pencapaian target nasional program pengendalian TB-HIV, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Anang menekankan pentingnya sinergi antara program TBC dan HIV, mengingat capaian indikator penanggulangan TB-HIV di Gorontalo masih belum memenuhi target.

“Berdasarkan Rencana Aksi Nasional Program Penanggulangan HIV AIDS dan PIMS 2025–2030, capaian pasien TBC yang mengetahui status HIV di Gorontalo pada tahun 2025 baru mencapai 55%, jauh di bawah target nasional sebesar 85%,” ungkap Anang.

Lokakarya ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pengelola program di tingkat provinsi, kabupaten/kota, serta di Puskesmas dan rumah sakit. Hal ini penting agar penemuan kasus, pengobatan, hingga edukasi masyarakat bisa berjalan lebih optimal.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, yaitu pengelola program TBC dan HIV, serta dari organisasi profesi yakni Ferdiyanto Dayi, dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Provinsi Gorontalo.

Peserta lokakarya terdiri dari pengelola program TBC dan HIV di Puskesmas dan rumah sakit yang berada di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo.

Lokakarya ini fokus pada dua hal utama, pertama, sosialisasi konsep layanan terpadu TBC-HIV atau one stop Service dan kedua, penyusunan rencana implementasi layanan tersebut pada tingkat layanan dasar.

Melalui kegiatan ini, Kadinkes Anang berharap dapat mendorong peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan bagi pasien TBC dan HIV, sekaligus mempercepat tercapainya target nasional dalam pengendalian kedua penyakit menular tersebut.

Rilis : Ihwan/ILB
Editor : Nancy Pembengo/MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + 10 =

scroll to top
Bahasa »