Gorontalo Utara dan Puskesmas Botumoito Tertinggi dalam Cakupan Cek Kesehatan Gratis

WhatsApp-Image-2025-06-24-at-10.49.18.jpeg

Sekda Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim memberikan paparan terkait capaian program prioritas nasional.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian pada program prioritas nasional. Hal ini terlihat dalam paparan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyerapan Anggaran APBD dan APBN Triwulan I Tahun Anggaran 2025, di Aston Gorontalo Hotel dan Villas pada Senin, (23/06/2025).

Dalam paparannya terkait CKG, Sofian Ibrahim menyampaikan bahwa Kabupaten Gorontalo Utara berhasil meraih capaian tertinggi dalam cakupan CKG. Data yang disajikan dalam paparan tersebut menunjukkan Gorontalo Utara memimpin dalam persentase capaian CKG dari jumlah pendaftar dan yang dilayani.

Berdasarkan data, Kabupaten Gorontalo Utara menunjukkan performa yang baik dalam pelaksanaan CKG. Dari total 134.852 penduduk, sebanyak 42.946 di antaranya telah dilayani, mencatatkan persentase capaian CKG sebesar 31,85%. Angka ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Gorontalo. Sebagai perbandingan, Kabupaten Pohuwato hanya 2,91% yang telah dilayani dari 155.665 penduduk, Kota Gorontalo memiliki 3,62% dari 210.185 penduduk, dan Kabupaten Bone Bolango dengan 6,69% telah datang melakukan CKG dari jumlah penduduk 172.726 jiwa.

Menurut Sofian, pencapaian Gorontalo Utara ini menjadi bukti nyata efektivitas program CKG dalam menjangkau masyarakat secara luas. Program CKG sendiri merupakan inisiatif penting pemerintah provinsi untuk memfasilitasi deteksi dini berbagai penyakit dan mendorong gaya hidup sehat. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dasar tanpa terbebani biaya, sehingga angka kesakitan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Lebih lanjut Sofian menjelaskan keberhasilan Gorontalo Utara dalam mencapai cakupan CKG tertinggi tidak lepas dari peran vital puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat dasar. Data menunjukkan bahwa 10 puskesmas dengan capaian CKG tertinggi di Provinsi Gorontalo per 18 Juni 2025 didominasi oleh puskesmas-puskesmas di Gorontalo Utara, seperti Puskesmas Ponelo (49,51%), Puskesmas Dulukapa (41,52%), Puskesmas Gentuma (41,09%), Puskesmas Kwandang (39,83) dan Puskesmas Biau (38,66%). Sedangkan puskesmas dengan capaian tertinggi adalah Puskesmas Botumoito Kabupaten Boalemo dengan persentase 87,64%.

“Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta aksesibilitas layanan CKG yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama,” ungkap Sofian.

Puskesmas tidak hanya aktif dalam melakukan sosialisasi, seperti melakukan sosialisasi TBC dan aktivasi Satu Sehat Mobile, tetapi juga berinovasi untuk meningkatkan cakupan pelayanan CKG/PKG. Inovasi-inovasi ini, melibatkan strategi penjangkauan yang lebih efektif, peningkatan kapasitas tenaga medis, atau kolaborasi dengan komunitas lokal.

Selain itu, kata Sofian dukungan dari Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie serta pimpinan daerah yang memberikan contoh kepada masyarakat dengan melakukan CKG diwilayah Puskesmas tempat tinggalnya juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian CKG.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kabupaten/kota lain di Gorontalo untuk terus meningkatkan cakupan CKG. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo dapat terus berlanjut secara merata.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 1 =

scroll to top
Bahasa »