Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo (FKM UNIGO) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), Rabu (22/04/2026), di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis data. Kerja sama tersebut difokuskan pada integrasi dua sistem informasi, yakni aplikasi SINTESA (Sistem Informasi Kesehatan dan Gizi Siswa Remaja) dan SIMAGIS (Sistem Informasi Makan Bergizi Gratis), guna meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi status gizi masyarakat, khususnya remaja.
Melalui integrasi ini, kedua belah pihak akan melakukan sinkronisasi data, monitoring berkala, evaluasi program, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Selain itu, hasil analisis data akan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran di bidang kesehatan dan gizi.
Kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk kesehatan. Pemanfaatan sistem informasi terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berbasis data.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital sektor kesehatan di daerah.
“Integrasi aplikasi SINTESA dan SIMAGIS menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem informasi kesehatan berbasis data yang akurat dan real-time. Dengan kolaborasi ini, kita dapat meningkatkan kualitas intervensi program gizi, khususnya bagi remaja, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis eviden,” ujar Anang.
Sementara itu, Dekan FKM UNIGO, Rahmawati, menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah melalui pendekatan akademik dan inovasi teknologi.
“FKM UNIGO siap berperan aktif melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Integrasi sistem informasi ini menjadi peluang besar untuk menghadirkan inovasi berbasis riset yang dapat membantu pemerintah dalam memantau dan mengevaluasi status gizi secara lebih komprehensif,” ungkap Rahmawati.
Kerja sama ini disaksikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Syafiin S. Napu dan direncanakan berlangsung selama lima tahun dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas implementasinya. Diharapkan, sinergi antara Dinkes P2KB dan FKM UNIGO ini mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
