Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa mengatakan pemerintah daerah mendorong pemanfaatan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai sarana memperkuat skrining tuberkulosis (TBC) di masyarakat. Ha itu disampaikannya saat membuka Pertemuan Koordinasi Penerapan Publik Private Mix (PPM) dan Ekspansi Pemberian Terapi Pencegahan TBC tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2026 di Hotel Grand Q Gorontalo, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat yang mengalami gejala batuk lebih dari dua minggu atau memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TBC dapat terdeteksi lebih dini sehingga dapat segera menjalani pemeriksaan lanjutan dan pengobatan.
“Lewat CKG itu bisa diskrining mana batuk yang lebih dari dua minggu, mana yang erat kontak dengan penderita. Itu yang bisa diharapkan secara sukarela melakukan pemeriksaan,” ujar Anang.
Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam mempercepat penemuan kasus TBC di masyarakat.
“CKG menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memeriksakan diri sejak dini, karena semakin cepat TBC ditemukan maka semakin besar peluang sembuh dan penularan dapat dicegah,” tambahnya.
Rilis : ILB
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
