Cegah Stunting Dengan Besti Juara 1 Pada Lomba Inovasi OPD

WhatsApp-Image-2025-11-04-at-13.25.21.jpeg

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Erni Nuraini Mansur, saat berfoto di Bele Mo’osehati Kabupaten Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para inovator terbaik dalam ajang penilaian inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo tahun 2025, Selasa (04/11/2025).

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim penilai dan penanggung jawab kegiatan dari Bappeda Provinsi Gorontalo pada Senin (03/11/2025), inovasi dengan nilai tertinggi tahun ini diraih oleh “Cegah Stunting Bersama Besti (Bele Mo’osehati)”, karya Erni Nuraini Mansur dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dengan total nilai 402.

Selain Erni, beberapa inovator dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Yustiyanti Monoarfa dengan inovasi “Gemar Mendukung MBG” meraih rata-rata nilai 371 berada diurutkan kedua, urutan ketiga ditempati oleh Afriani Katili melalui inovasi “Spieker UHC” memperoleh nilai 360 dan Oktavia Lumenta berada diurutan kesepuluh dengan nilai 298. Sementara dari RSUD dr. H. Ainun Habibie, Arifandy Pelealu dengan inovasi “Smart Ainun” menempati posisi kelima dengan nilai 346.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut.

“Alhamdulillah, luar biasa prestasi ini. Semoga semakin banyak inovasi-inovasi lain di tahun-tahun berikutnya. Selamat kepada Ibu Erni dan tim, serta semua inovator dan calon inovator di Dinas Kesehatan Provinsi. Terima kasih juga kepada semua yang terlibat dalam inovasi ini, termasuk kader-kader di Bele Mo’osehati,” ujar Anang

Ia menambahkan bahwa capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menghadirkan solusi kreatif yang berdampak nyata bagi masyarakat.0

“Semoga semangat inovasi ini terus tumbuh. Ke depan, kita akan tingkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta pemberian reward agar motivasi untuk berinovasi semakin kuat di lingkungan perangkat daerah,” tambahnya.

Cegah Stunting Bersama Besti merupakan inovasi dalam penanggulangan stunting yang mengedepankan pendekatan kolaboratif lintas sektor dengan melibatkan masyarakat. Program ini mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Pangan, serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN/Kemendukbangga).

Inovasi ini juga menjadi perhatian khusus Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

Dengan dukungan tersebut, Cegah Stunting Bersama Besti diharapkan mampu memperkuat upaya penurunan stunting secara berkelanjutan di Provinsi Gorontalo dan menjadi model inspiratif bagi daerah lainnya.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × one =

scroll to top
Bahasa »