Tinjau Progres Pembangunan, Plt Direktur RSUD Ainun Habibie Pastikan Infrastruktur Kesehatan Berjalan Sesuai Target

IMG-20261010-WA0020.jpg

Plt Direktur Jeane Istanti Dalie meninjau pembangunan gedung Ruang Rawat Inap.

Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, Jeane Istanti Dalie, meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan gedung rawat inap serta fasilitas pelayanan radioterapi di rumah sakit tersebut, Sabtu (10/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memantau progres pekerjaan dan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Pembangunan gedung rawat inap yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD ditargetkan rampung pada November 2026. Kehadiran gedung ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit, terutama dalam memenuhi kebutuhan ruang perawatan bagi pasien.

Selain gedung rawat inap, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie juga melaksanakan pembangunan fasilitas layanan kanker yang mencakup ruang Linear Accelerator (LINAC), brakiterapi (brachytherapy), dan ruang CT Simulator. Proyek tersebut direncanakan selesai pada Desember 2026.

Fasilitas LINAC dan brakiterapi merupakan bagian penting dalam pengembangan layanan radioterapi bagi pasien kanker, sedangkan CT Simulator berperan dalam proses perencanaan terapi radiasi agar penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah dan presisi.

Jeane menegaskan, pemantauan secara langsung diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi progres pekerjaan maupun kesiapan fasilitas untuk mendukung pelayanan kesehatan.

“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Kami ingin memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target, dengan tetap memperhatikan mutu konstruksi, aspek keselamatan, serta kesiapan fasilitas sebelum digunakan untuk melayani masyarakat,” ujar Jeane.

Ia menambahkan, penyelesaian gedung rawat inap dan pengembangan fasilitas radioterapi diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang lebih lengkap, khususnya bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif maupun penanganan kanker.

Menurut Jeane, pembangunan infrastruktur kesehatan tidak hanya berorientasi pada penyediaan gedung dan peralatan, tetapi juga harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia, sistem pelayanan, dan pemenuhan standar operasional agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan target penyelesaian pada November dan Desember 2026, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai salah satu fasilitas rujukan pelayanan kesehatan di Provinsi Gorontalo.

Rilis : ILB
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten − 8 =

scroll to top