Kota Gorontalo, Dinkesprov – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo turut berpartisipasi dengan melaksanakan penilaian lomba Posyandu.
Penilaian dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syafiin S. Napu, bersama tim penilai, Senin (02/02/2026).
Penilaian lomba dilaksanakan di Posyandu Alamanda yang berlokasi di Kompi Markas Yonif 713, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai peran dan kinerja Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak, sekaligus mendorong peningkatan mutu penyelenggaraan Posyandu secara berkelanjutan.
Selain itu, penilaian ini juga merupakan bagian dari implementasi Transformasi Layanan Primer melalui konsep Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui ILP, Posyandu tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan balita, tetapi diperluas mencakup pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.
Tim penilai melakukan evaluasi terhadap sejumlah indikator, antara lain kelengkapan administrasi, pelaksanaan lima meja Posyandu, penerapan layanan ILP, inovasi kegiatan, keterlibatan aktif kader, serta dukungan lintas sektor dalam mendukung operasional Posyandu. Penilaian ini diharapkan mampu mendorong Posyandu menjadi pusat pelayanan promotif dan preventif yang terintegrasi di tingkat masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Syafiin S. Napu menyampaikan bahwa lomba Posyandu bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana evaluasi dan penguatan peran Posyandu dalam mendukung transformasi sistem kesehatan.
“Melalui penilaian ini, kami ingin memastikan bahwa Posyandu tidak hanya aktif secara rutin, tetapi juga mampu menerapkan Integrasi Layanan Primer secara optimal sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan lebih komprehensif, terstandar, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Syafiin.
Ia menambahkan, sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta organisasi Persit Kartika Chandra Kirana memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan ILP, khususnya dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta percepatan penurunan stunting.
“Kami mengapresiasi peran aktif Persit Kartika Chandra Kirana dan seluruh kader Posyandu. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi Posyandu lainnya untuk terus berinovasi dan memperkuat layanan berbasis ILP demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tutupnya.
Rilis : ILB
Foto : Saleh
Editor : MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
