Kadinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S. Otoluwa Buka Musda PARI, Dorong Penguatan SDM Radiografer

IMG-20260128-WA0011.jpg

Pembukaan Musda PARI Provinsi Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Perhimpunan Ahli Radiografer Indonesia (PARI) Provinsi Gorontalo, Minggu (25/01/2026), bertempat di Hotel Fox Kota Gorontalo.

Pembukaan Musda ditandai dengan pemukulan Polo Palo oleh Kadinkes P2KB Anang S. Otoluwa bersama Pengurus Pusat PARI serta Pengurus Daerah PARI Provinsi Gorontalo periode 2021–2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi serta pemilihan kepengurusan baru PARI Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Anang S. Otoluwa menekankan bahwa organisasi profesi PARI harus mampu menjawab kebutuhan anggotanya, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini sejalan dengan perkembangan layanan kesehatan di Provinsi Gorontalo yang terus mengalami peningkatan signifikan.

“Peningkatan layanan rumah sakit di Provinsi Gorontalo saat ini semakin pesat. Rumah Sakit Aloei Saboe kini menjadi rumah sakit ke-32 di Indonesia yang mampu melakukan bedah jantung terbuka, sementara Rumah Sakit Ainun Habibie diproyeksikan menjadi rumah sakit kanker kelas utama. Ini tentu membutuhkan dukungan SDM radiografer yang kompeten dan mencukupi,” ujar Anang.

Ia juga menegaskan pentingnya pembukaan pendidikan Diploma III (D3) Radiologi di Provinsi Gorontalo guna memenuhi kebutuhan tenaga radiografer yang profesional dan berdaya saing. Menurutnya, organisasi PARI harus mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman serta perkembangan teknologi layanan kesehatan.

“Organisasi PARI harus terus berkembang, mampu memenuhi tuntutan zaman, dan berperan aktif dalam peningkatan kapasitas anggotanya. Salah satu kebutuhan mendesak adalah tersedianya pendidikan D3 Radiologi di daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat PARI yang diwakili oleh Wakil Ketua Wilayah 6 PP PARI, Sultan Hamjar, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan, kekompakan, dan etika di antara sesama anggota PARI.

“PARI harus tetap solid, menjaga kebersamaan dan kekompakan, serta menjunjung tinggi etika profesi dalam berinteraksi dengan sesama anggota maupun tenaga kesehatan lainnya,” kata Sultan Hamjar.

Ia juga menjelaskan bahwa peran radiografer saat ini telah mengalami perkembangan yang signifikan. Radiografer tidak lagi terbatas pada pemeriksaan foto rontgen, tetapi telah berkembang pada layanan CT Scan, Cath Lab, radiologi intervensi, radioterapi, dan berbagai layanan teknologi radiologi lainnya.

“Peran radiografer kini semakin strategis. Oleh karena itu, kami berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat terus mendukung peningkatan SDM radiografer, termasuk membuka kelas khusus Radiologi di masa mendatang,” harapnya.

Musda PARI Provinsi Gorontalo ini menetapkan Andi Imam Manggabarani sebagai Ketua Pengurus Daerah PARI Provinsi Gorontalo periode 2025–2029. Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua Wilayah 6 PP PARI, Sekretaris PP I Putu Adi Susanta, Ketua Bidang Hukum, Organisasi dan Advokasi Sarwidi, perwakilan Perhimpunan Dokter Radiologi, Ketua Pengurus Daerah PARI periode 2021–2025 Muh. Arif Sirajuddin dan Pengurus serta seluruh anggota PARI Provinsi Gorontalo.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − ten =

scroll to top
Bahasa »