Dinkes Provinsi Gorontalo Hadiri Diskusi Partisipatif Pengendalian Mutu Pelayanan KB

IMG-20251120-WA0007.jpg

Pertemuan Diskusi Partisipatif bersama Kemendukbangga/BKKBN), UNFPA dan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Gorontalo.

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Erni Nuraini Mansur, menghadiri Pertemuan Diskusi Partisipatif bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), UNFPA (United Nations Population Fund), dan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Gorontalo. Kegiatan berlangsung pada Rabu (19/11/2025) di Rumah Makan Mawar Sharon, Kota Gorontalo.

Pertemuan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan Keluarga Berencana (KB), sekaligus menindaklanjuti rancangan Keputusan Bersama empat kementerian/lembaga yaitu Kemendagri, Kemenkes, Kemendukbangga/BKKBN, dan BPOM tentang Pengendalian Mutu Pelayanan KB. Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk membahas kesenjangan, tantangan, serta peluang perbaikan mutu pelayanan KB di fasilitas kesehatan.

Dalam forum tersebut, Erni Nuraini Mansur menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mendukung penguatan standar mutu pelayanan KB sebagai bagian penting dari upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Ia menekankan pentingnya pelayanan KB yang aman, terstandar, serta didukung kualitas konseling yang baik agar masyarakat mendapatkan informasi lengkap terkait pilihan metode kontrasepsi, efek samping, dan tindak lanjutnya.

“Kualitas pelayanan KB berkontribusi besar terhadap derajat kesehatan ibu dan bayi. Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar standar pelayanan dapat diterapkan secara optimal hingga tingkat fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Pertemuan turut dihadiri perwakilan BBPOM, organisasi profesi seperti POGI dan IBI, perangkat daerah terkait, hingga perwakilan puskesmas. Diskusi berlangsung dalam dua sesi, yang membahas identifikasi masalah mutu pelayanan, penyebab kesenjangan, serta rencana tindak lanjut perbaikan input, proses, dan lingkungan pelayanan KB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang juga didukung oleh UNFPA yaitu badan PBB yang berfokus pada kesehatan seksual dan reproduksi serta pembangunan yang berkelanjutan. Dimana misi utamanya adalah mewujudkan dunia di mana setiap kehamilan diinginkan, setiap persalinan aman, dan setiap potensi remaja terpenuhi.

Dengan demikian diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memastikan pelayanan KB yang berkualitas, efektif, dan aman bagi seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Rilis : MD/ILB
Editor : Nancy Pembengo

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + twelve =

scroll to top
Bahasa »