YTH, Kakak Prabowo Presiden RI, Jambore Nasional XII, MBG Ajang Khusus Para Kontingen?

WhatsApp-Image-2026-08-11-at-18.44.48.jpeg

Arifasno Napu, Pengamat Gizi dan Kesehatan, alumni Akademi Gizi (sekolah kedinasan), UI, UGM dan IPB; Wakil Ketua Kwarda Gorontalo Bidang Abdimasgana, Ketua SBH Daerah Gorontalo 2015-2020, KPL 2014, Mengajar Di Universitas Negeri Gorontalo dan PT Swasta 2001-2020; Akademisi Poltekkes Kemenkes Gorontalo 2021-sekarang. Penghargaan Darma Bakti, Melati, Pancawarsa VI.

SALAM PRAMUKA DAN SALAM GIZI!

Jamnas adalah pesta penggalang (umur 11-15 Tahun) yang digelar setiap 5 tahun. Pesertanya putri dan putra terbaik bangsa Indonesia dan kebanggaan untuk generasi emas tahun 2045 yang saat itu berumur 30-34 tahun. Kakak Prabowo Presiden RI, bahwa Pramuka Menjadi Potensi ketahanan pangan, Pertahanan dan Keamanan Bangsa Indonesia termasuk dalam melestarikan makanan tradisional melalui Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program yang menguntungkan? Pandaikan Generasi Indonesia dengan MBG agar tidak dibodohkan oleh saudara sebangsa dan setanah air juga oleh pihak luar negeri? Dunia pendidikan dan Pramuka adalah solusi termudah, termurah, dan terbaik serta berkesinambungan. Tentunya sangat semarak pesta ini dibuka oleh Pramuka utama atau Pramuka tertinggi, bukan seperti Jamnas sebelumnya…

Pembangunan kepribadian ditujukan untuk mengembangkan potensi diri serta memiliki akhlak mulia, pengendalian diri, dan kecakapan hidup bagi setiap warga negara demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Pramuka mampu mengimplikasikannya antara lain melalui proses pelaksanaan Jamnas XII pada 13 – 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur dengan jumlah peserta terdaftar 19650, https://pramukajogja.or.id/kata-kunci/jamnas-2026/  

Adalah tujuan Jamnas 2026 yang meliputi membangun persatuan dan kesatuan melalui kegiatan persaudaraan; meningkatkan keterampilan dan kemandirian pramuka penggalang; dan  meningkatkan kepedulian pramuka penggalang dalam mendukung swasembaga pangan, https://pramukanews.id/berikut-adalah-juklak-jamnas-xii-2026/

Kehadiran penggalang dari Sabang sampai Merauke merupakan bukti bentuk persatuan dan kesatuan bangsa dalam sebuah proses kegiatan besar dan tidak ada yang menyerupainya. Semua peserta telah dibekali dengan keterampilan untuk kemandiriannya di ajang Jamnas ini diantaranya melalui pencapaian tanda kecakapan umum melalui syarat-syarat kecakapan umum (SKU) demikian pula kecakapan khusus melalui penyelesaian ujian syarat-syarat kecakapan khusus (SKK). Kemudian dapat meraih Pramuka Garuda tingkat Penggalang dengan segala ketentuan yang telah diraihnya melalui SKU dan SKK.

Ada yang menarik dalam Jamnas 2026 yang beriringan dengan Program Strategi Nasional  Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni tujuan pelaksanaannya meningkatkan kepedulian pramuka penggalang dalam mendukung swasembada pangan. Tujuan ini sangat mendukung PSN MBG sebagai andalan program presiden Prabowo. Ini sinkron dengan tema Hari Pramuka ke-65 yakni “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Namun bagaimana kegiatan ini terjabarkan dalam Jamnas 2026?

Dengan berbagai kecakapan yang telah disandang oleh para penggalang, tentunya menjadi modal utama untuk kehidupan masa depan para penggalang. Sebut saja bagaimana keterampilan kewiraan dan kepramukaan, termasuk keterampilan menyusun menu dan keterampilan memasak untuk dirinya, regunya bahkan untuk pasukannya. Dalam Gerakan Pramuka kegiatan keterampilan seperti ini menjadi hal yang utama dan berdampak untuk dirinya, teman sebaya serta keluarga penggalang itu sendiri.

Indonesia yang kaya dengan alamnya, suku, bangsa, adat istiadat termasuk makanan tradisional,  menjadi pondasi dalam meningkatkan keterampilan dan kemampuan anggota pramuka, sehingga benar-benar pramuka itu adalah garda terdepan menjaga dan melestarikan budaya bangsa. Kehadiran para wakil daerah dari seluruh Kabupaten dan Kota serta Provinsi adalah potensi tak terhingga untuk bangsa dalam memupuk persahabatan dan persaudaraan sebagai nilai utama kekuatan persatuan bangsa.

Bila terencana, tertata dan terlaksana dengan baik, maka Jamnas 2026 ini dapat melahirkan karya-karya yang mendukung pembangunan Indonesia melalui berbagai program nasionalnya, antara lain adalah Program MBG. Letak peran yang diemban oleh para Pramuka misalnya saja bagaimana memahamkan makanan yang halal (bagi muslim) dan makanan yang baik. Makanan yang baik mempunyai ciri-ciri alami, beragam, bergizi, berimbang, aman dan menyehatkan.

Peserta Jamnas 2026 adalah generasi yang sedang bertumbuh dan membutuhkan makanan yang memadai untuk pertumbuhannya. Karena substansinya tentang kehidupan generasi, itu tidak lain adalah bagaimana generasi saat ini sedang dipersiapkan kehidupannya yang religi sehingga berakhlak, terampil, tangguh dan unggul dalam kehidupan masa depannya. Tidak kalah pentingnya bagaimana generasi ini, dipersiapkan pula kualitas benih-benih keturunannya nanti. Sebagai contohnya adalah bahwa manusia itu diciptakan dari seorang laki-laki dan perempuan, berbangsa-bangsa, bersuku-suku supaya saling kenal mengenal, https://www.youtube.com/watch?v=Nd70mYijE7A&t=44s    Tentunya, agar saling kenal mengenal dan menjadi manusia yang unggul diantaranya harus ditunjang oleh makanan yang halal dan baik, karena merupakan saripati yang menjadi bahan pembentuk sel mani untuk laki-laki dan sel telur untuk perempuan,https://www.youtube.com/results?search_query=Sel+mani+dan+sel+telur%2C+arifasno Bagaimana arena Jamnas 2026 yang lebih banyak menyediakan makanan atau jajanan instan yang tidak berkualitas? Berarti arena Jamnas sedang membelajarkan dan menanamkan makanan instan untuk para pesertanya generasi Indonesia? Ini dapat menjadi contoh yang dibawa ke daerahnya masing-masing yang memberikan kerugian untuk anak bangsa hari ini dan masa depannya.

Sesungguhnya Jamnas 2026 sangat elok bila menjadi arena MBG Nasional yang dipraktikkan oleh pesertanya. Anggota Pramuka akan sadar bahwa begitu pentingnya MBG untuk dikonsumsi, tetapi tidak sedikit yang tidak menghabiskannya, bahkan tidak mengkonsumsinya. Anggota pramuka penting menyikapinya sebagai generasi penerus dan bahkan harus ada regulasi pemerintahan pusat yang mengaturnya.

Sesungguhnya arena Jamnas 2026 adalah arena pagelaran MBG terbaik dari seluruh Indonesia yang berbasis makanan tradisional. Tapi, sayang sekali bila tidak terjadi, maka arena Jamnas 2026 malah menjadi arena pembelajaran calon generasi emas 2045 untuk mengkonsumsi makanan instan dan tidak sehat, sementara salah satu tujuan Jamnas 2026 adalah meningkatkan kepedulian pramuka penggalang dalam mendukung swasembaga pangan.

Yang Terhormat Kakak Prabowo Presiden RI, apabila anggaran MBG sebagian dialihkan untuk dibuatkan bangunan satu lokal di setiap sekolah (SD, SMP, SMA/SMK dan sederajatnya) yang berfungsi laboratorium kuliner MBG, dilengkapi dengan peralatan masaknya, dan ditugaskan seorang guru yang berlatar belakang Ahli Gizi untuk mengajarkan tentang MBG berbasis Makanan Tradisional dengan bahan ajar dan kurikulum secara teoritis dan praktik. Tentunya akan membuat penghematan anggaran MBG untuk tahun-tahun berikutnya, terciptanya lapangan kerja yang profesional, dan yang lebih penting adalah generasi bangsa dibelajarkan tentang kepemilikan kekayaan bangsanya sendiri yakni Makanan Tradisional, bukan diajarkan mengkonsumsi makanan instan. Semuanya dapat membuat siklus baru dalam perilaku makan (pengetahuan, sikap dan praktik) berbasis makanan tradisional; peningkatan status gizi dan kesehatan masyarakat; perbaikan perekonomian termasuk menanamkan jiwa enterpreneurship; pelestarian budaya yang menyuburkan nasionalisme sebagai pondasi ketahanan pangan dan pertahanan keamanan bangsa. Semoga Tulisan ini bermanfaat, bersama berkarya sebagai ibadah, Aamiin. Sukseskan Jamnas 2026.

Isi tulisan ini terbit di media lainnya juga.

*Pengamat Gizi dan Kesehatan, alumni Akademi Gizi (sekolah kedinasan), UI, UGM dan IPB; Wakil Ketua Kwarda Gorontalo Bidang Abdimasgana, Ketua SBH Daerah Gorontalo 2015-2020, KPL 2014, Mengajar Di Universitas Negeri Gorontalo dan PT Swasta 2001-2020; Akademisi  Poltekkes Kemenkes Gorontalo 2021-sekarang. Penghargaan Darma Bakti, Melati, Pancawarsa VI.

Pustaka:

  1. Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka
  2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka
  3. Makanan, Sel Mani dan Sel Telur. https://www.youtube.com/watch?v=AIu2JZyDMBA
  4. Pernikahan Bangsa dan Suku, Sebagai Perpaduan Beragam Sari Makanan. https://www.youtube.com/watch?v=Nd70mYijE7A
  5. Pramuka Vital Untuk Pertahanan dan Keamanan (Dalam Pemerintahan SBY, Jokowi dan Prabowo). https://dinkes.gorontaloprov.go.id/pramuka-vital-untuk-pertahanan-dan-keamanan-dalam-pemerintahan-sby-jokowi-dan-prabowo/
  6. Pembukaan Jamnas XI Tahun 2022. https://nasional.kompas.com/read/2022/08/12/14425931/jambore-nasional-pramuka-2022-bakal-dibuka-maruf-amin#:~:text=JAKARTA%2C%20KOMPAS.com%2D%20Kwartir%20Nasional%20(Kwarnas)%20Gerakan%20Pramuka,hadir.%20Baca%20berita%20tanpa%20iklan.%20Gabung%20Kompas.com%2B.

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =

scroll to top
Bahasa »