Kabupaten Gorontalo, Dinkesprov – Dalam rangka memperbarui data ketersediaan real stok obat program dan vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) penerapan aplikasi SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik) di Instalasi Farmasi Kabupaten dan Puskesmas di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Kegiatan Monev yang berlangsung sepanjang minggu terakhir Oktober 2025 ini bertujuan untuk mendukung penyusunan Rencana Kebutuhan Obat Program dan Vaksin (RKOPV). Proses perencanaan dilakukan secara bottom-up, melibatkan lintas program di puskesmas, dinas kesehatan kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi, guna memastikan kebutuhan obat dan vaksin benar-benar sesuai kondisi lapangan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, dalam kunjungannya ke Instalasi Farmasi Kabupaten Gorontalo, Selasa (28/10/2025), menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi SMILE ke depan akan mencakup seluruh sediaan farmasi, tidak terbatas pada obat program dan vaksin.
“Kedepannya, aplikasi SMILE ini tidak hanya sebagai pencatatan stok untuk obat program dan vaksin saja, tetapi juga untuk semua sediaan farmasi yang ada di Instalasi Farmasi Provinsi, Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, dan Laboratorium Kesehatan Daerah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Anang.
Aplikasi SMILE sendiri pertama kali dikembangkan pada tahun 2020 sebagai sistem pencatatan stok vaksin dan logistik imunisasi. Seiring perkembangannya, aplikasi ini kini digunakan untuk pencatatan stok obat program seperti HIV, TB, dan malaria, serta bahan medis habis pakai (BMHP) untuk pelayanan kesehatan.
Anang menegaskan bahwa setiap inovasi pasti memiliki tantangan di lapangan, namun harus disertai dengan solusi agar sistem dapat berjalan efektif.
“Setiap inovasi yang diterapkan pada suatu organisasi pasti memiliki hambatan dan kendala, tetapi harus dicarikan solusinya agar inovasi tersebut dapat berjalan sesuai peruntukannya,” tambahnya.
Didampingi oleh Ketua Tim Kerja Kefarmasian dan Alkes Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang juga menekankan pentingnya pelaporan data secara aktual oleh petugas di lapangan.
“Pelaporan yang dilakukan secara aktual pada aplikasi SMILE sangat penting agar data real stock dapat terbaca di Instalasi Farmasi Kabupaten, Provinsi, hingga Kementerian Kesehatan. Dengan demikian, pendistribusian obat program, vaksin, maupun BMHP dapat mengacu pada data yang akurat dan terkini,” pungkasnya.
Melalui penerapan dan penguatan aplikasi SMILE, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo berharap sistem logistik obat dan vaksin di seluruh fasilitas kesehatan dapat terintegrasi secara digital, transparan, dan efisien demi mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Rilis : Gelar/ILB
Editor : Nancy Pembengo/MD
Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram
