Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Perkuat Kompetensi Nakes untuk Perluas Skrining Kanker Serviks

IMG-20261103-WA0010.jpg

OJT skrining kanker leher rahim menggunakan metode HPV DNA Co-testing IVA.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan deteksi dini kanker leher rahim melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan On The Job Training (OJT) skrining kanker leher rahim menggunakan metode HPV DNA Co-testing IVA bagi tujuh orang tenaga kesehatan (Nakes), bertempat di UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat Provinsi Gorontalo (22/11/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi petugas kesehatan dalam melaksanakan pemeriksaan skrining kanker leher rahim sesuai standar pelayanan. Administrator Ahli Madya, Suliyanti Otto, hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan pendampingan teknis terkait pelaksanaan pemeriksaan HPV DNA yang dikombinasikan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).

Suliyanti Otto mengatakan, peningkatan kapasitas petugas kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas jangkauan skrining sekaligus memastikan kualitas pemeriksaan kanker leher rahim di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Deteksi dini kanker leher rahim harus menjadi perhatian bersama. Petugas kesehatan perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar pelayanan skrining dapat dilaksanakan secara tepat dan berkualitas. Kami berharap tujuh petugas yang mengikuti OJT ini dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh serta berkontribusi meningkatkan cakupan skrining di wilayah kerja masing-masing,” ujar Suliyanti.

Menurutnya, perluasan skrining juga membutuhkan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan peningkatan kesadaran perempuan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan secara berkala.

Berdasarkan target program, sasaran skrining kanker leher rahim di Provinsi Gorontalo adalah perempuan kelompok usia 30–69 tahun, dengan target cakupan sebesar 60 persen atau sebanyak 294.605 perempuan yang mendapatkan pemeriksaan. Sementara itu, jumlah perempuan yang telah menjalani skrining menggunakan metode HPV DNA dan IVA tercatat sebanyak 3.671 orang.

Data tersebut menunjukkan pentingnya percepatan pelaksanaan skrining, baik dari sisi perluasan jangkauan sasaran maupun penguatan kualitas pelayanan. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian target program.

Pelaksanaan OJT ini juga merupakan bagian dari dukungan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo terhadap implementasi Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim Tahun 2023–2030. Upaya eliminasi membutuhkan strategi komprehensif, mulai dari pencegahan melalui vaksinasi HPV, peningkatan cakupan skrining, hingga penanganan dan tindak lanjut terhadap perempuan yang ditemukan memiliki hasil pemeriksaan abnormal.

Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berharap tujuh petugas kesehatan yang mengikuti kegiatan ini dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam pelayanan di wilayah kerja masing-masing. Dengan demikian, akses perempuan terhadap pemeriksaan deteksi dini semakin luas dan peluang menemukan kelainan sejak tahap awal dapat ditingkatkan.

Penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan peningkatan partisipasi masyarakat diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mempercepat eliminasi kanker leher rahim serta mewujudkan derajat kesehatan perempuan yang lebih baik di Provinsi Gorontalo.

Rilis : ILB/Nova
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − 4 =

scroll to top