BIAS di SD Islam Al Hijrah Disambut Antusias, Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Sekolah

IMG-20261012-WA0071.jpg

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Islam Al Hijrah, Kota Gorontalo.

Kota Gorontalo, DinkesP2KB – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Islam Al Hijrah, Kota Gorontalo, Senin (12/10/2026), berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah serta warga sekolah. Kegiatan yang dilakasanakan oleh petugas imunisasi Kota Tengah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan perlindungan kesehatan anak melalui pemberian imunisasi sesuai kelompok usia. Pelayanan dilakukan oleh tim yang terdiri dari satu dokter umum internsip, dua vaksinator, dan tiga petugas terkait lainnya.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan pihak sekolah dalam mendukung pelaksanaan imunisasi.

“Kami sangat mendukung kegiatan BIAS ini karena imunisasi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan anak-anak. Kami berusaha memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak takut dan memahami bahwa imunisasi dilakukan sebagai ikhtiar untuk melindungi kesehatan mereka,” ujar Febriansyah Pikoli selaku Kepala Sekolah SD Islam Al Hijrah Kota Gorontalo.

Dukungan sekolah dinilai penting karena lingkungan pendidikan merupakan salah satu tempat strategis untuk menjangkau anak usia sekolah secara lebih efektif. Dalam pelayanan tersebut, sebanyak 80 siswa mendapatkan imunisasi Td, 50 siswa mendapatkan imunisasi MR dan DT, serta 36 siswi mendapatkan imunisasi HPV untuk kelas 5 dan pelayanan kejar bagi siswi kelas 6.

Pelayanan kejar diberikan sebagai upaya memastikan anak yang belum memperoleh imunisasi pada waktu sebelumnya tetap mendapatkan kesempatan untuk memperoleh perlindungan. Dengan demikian, BIAS tidak hanya berorientasi pada pencapaian cakupan, tetapi juga memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari pelayanan imunisasi.

Petugas Imunisasi Puskesmas Kota Tengah Fitri Podunggemenjelaskan bahwa imunisasi pada anak sekolah memiliki manfaat penting karena diberikan pada usia ketika anak mulai berinteraksi secara luas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“BIAS ini bukan sekadar kegiatan memberikan vaksin, tetapi merupakan upaya untuk memberikan perlindungan jangka panjang kepada anak. Kami mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk tidak ragu terhadap imunisasi karena vaksin yang diberikan telah melalui ketentuan dan prosedur pelayanan kesehatan,” jelas Fitri.

Khusus imunisasi HPV, pemberian pada siswi kelas 5 juga merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit di masa mendatang. Imunisasi diberikan sebelum anak memasuki masa yang lebih berisiko terhadap infeksi HPV sehingga perlindungan dapat dibangun sejak dini. Sementara imunisasi MR, DT dan Td diberikan sesuai sasaran BIAS untuk mempertahankan dan meningkatkan kekebalan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

“Kami berharap orang tua memahami bahwa imunisasi diberikan pada usia tertentu karena ada pertimbangan ilmiah dan jadwal perlindungan yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Data capaian per 1 Oktober 2026 menunjukkan bahwa cakupan BIAS masih membutuhkan percepatan. Di tingkat Provinsi Gorontalo, capaian imunisasi BIAS lengkap tercatat 1.835 sasaran atau 10,10 persen, sementara Kota Gorontalo mencapai 517 sasaran atau 17,19 persen. Untuk imunisasi MR pada BIAS hingga Triwulan III 2026, capaian Kota Gorontalo tercatat 17,22 persen, sedangkan imunisasi HPV siswi kelas 5 mencapai 23,19 persen. Data tersebut menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk memperkuat pelayanan, termasuk melalui kunjungan ke sekolah, pelayanan kejar dan penjangkauan terhadap siswa yang belum mendapatkan imunisasi.

Pelaksanaan BIAS di SD Islam Al Hijrah menjadi contoh bahwa kolaborasi antara sekolah, Puskesmas, orang tua dan petugas kesehatan dapat menciptakan pelayanan imunisasi yang aman, tertib dan diterima dengan baik oleh anak-anak. Imunisasi pada anak sekolah bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi merupakan investasi bersama untuk menjaga generasi muda tetap sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Melalui pemahaman yang baik dan dukungan masyarakat, diharapkan semakin banyak orang tua yang percaya dan memastikan anaknya mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.

Rilis : ILB/Arman
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × five =

scroll to top