Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Siapkan 300 Personel Kesehatan Sambut Kedatangan Presiden pada Puncak PENAS XVII

IMG-20260623-WA0025.jpg

Kepala Dinas Anang S. Otoluwa meninjau lokasi acara Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026.

Kabupaten Gorontalo, DinkesP2KB – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyatakan kesiapan tim kesehatan dalam menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada puncak acara Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (24/06/2026).

Kesiapan tersebut disampaikan Anang usai mengikuti rapat koordinasi persiapan bersama dokter Kepresidenan dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Selasa (23/06/2026), di ruang rapat Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Gorontalo.

Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai aspek dukungan kesehatan yang akan diberikan selama kunjungan Presiden, mulai dari pelayanan kesehatan bagi tamu VVIP dan VIP, kesiapan personel medis, hingga penguatan sistem evakuasi dan penanganan keadaan darurat di lokasi kegiatan.

Kepala Dinas Anang S. Otoluwa mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario pelayanan kesehatan serta langkah-langkah antisipatif untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Skenario untuk pelayanan besok baik dukungan kesehatan untuk VVIP, VIP dan kegiatan penas kita sudah rapatkan sekarang kita akan melakukan peninjauan lapangan untuk mengecek bagaimana kondisi di lapangan apabila ada hal-hal yang perlu disempurnakan terutama untuk jalur evakuasi, kita akan melihat kondisi pengaturan tamu di lapangan. Kemudian kita akan sesuaikan dan kita akan rapat kembali setelah Maghrib nanti yang akan dipimpin oleh Sekretaris Dinas,” ungkap Anang.

Usai rapat koordinasi, tim kesehatan dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kegiatan untuk memastikan kesiapan sarana pendukung, akses evakuasi, serta penempatan personel kesehatan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain menyiapkan skenario pelayanan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo juga telah mengerahkan ratusan tenaga kesehatan dan tenaga medis yang akan bertugas di berbagai titik strategis selama pelaksanaan kegiatan.

“Kita menghitung kira-kira sampai 300 orang itu yang sudah dibagi, tapi nanti kita akan sesuaikan misalnya tim tandu tadi baru menyiapkan sekitar 50 orang. Kalau di lapangan memang misalnya dibutuhkan lebih banyak lagi, kita akan tambahkan sesuai dengan kebutuhan,” pungkas Anang.

Sebanyak sekitar 300 personel tersebut terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga medis yang akan mendukung pelayanan kesehatan peserta PENAS XVII, tamu undangan, hingga tamu VVIP dan VIP. Penempatan personel dilakukan secara terintegrasi dengan mempertimbangkan potensi risiko dan kebutuhan pelayanan di setiap lokasi kegiatan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas didampingi oleh Sekretaris Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Jeane Istanti Dalie, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Syafiin S. Napu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Andriyanto Abdussamad, serta para koordinator tim kesehatan yang terlibat dalam pengamanan kesehatan kunjungan Presiden dan pelaksanaan PENAS XVII.

Melalui koordinasi lintas sektor yang intensif dan dukungan personel yang memadai, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo memastikan seluruh layanan kesehatan siap siaga untuk mendukung kelancaran puncak penyelenggaraan PENAS Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo.

Rilis : ILB
Foto : Dandels
Videografer : Andi
Video Editor : Reza
Editor : MD

Sosial Media Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo :
Channel Youtube
Facebook Page
Facebook
Twitter
Instagram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − nineteen =

scroll to top
Bahasa »